DTPHP Kutim Dorong Petani Ikut Asuransi Pertanian untuk Antisipasi Gagal Panen
- account_circle Redaksi Pojokdigital.co.id
- calendar_month Rab, 5 Nov 2025

Kutai Timur – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mendorong petani untuk memanfaatkan program asuransi pertanian sebagai upaya perlindungan terhadap risiko gagal panen. Kepala DTPHP Kutim, Dyah Ratnaningrum, menekankan bahwa program ini menjadi jaring pengaman penting, khususnya bagi petani yang tinggal di wilayah rawan bencana seperti banjir atau kekeringan.
“Program asuransi pertanian sangat penting sebagai perlindungan bagi petani, terutama di daerah yang rentan terhadap bencana,” ujar Dyah.
Program asuransi ini dijalankan melalui kerja sama dengan PT Jasindo, yang bertindak sebagai penyedia layanan asuransi pertanian. Namun, Dyah mengakui bahwa tidak semua wilayah bisa dijangkau karena adanya kriteria risiko tinggi yang harus dipenuhi. Beberapa daerah, seperti Bengalon, seringkali tidak dapat diikutsertakan karena tingkat risiko dianggap terlalu tinggi oleh pihak asuransi.
Meski begitu, DTPHP tidak tinggal diam. Pihaknya terus melakukan pendampingan kepada petani, termasuk melakukan pemetaan wilayah yang memenuhi syarat, agar jumlah petani yang mendapatkan perlindungan dapat meningkat. Selain itu, DTPHP juga memberikan edukasi mengenai pentingnya asuransi pertanian dan cara pendaftaran sehingga program ini dapat diakses dengan lebih mudah.
Dyah berharap, ke depan kebijakan nasional dan kerja sama dengan lembaga asuransi dapat lebih fleksibel sehingga wilayah dengan risiko tinggi juga bisa mendapatkan perlindungan. Dengan demikian, petani di Kutim dapat merasa lebih aman, produktivitas pertanian tetap terjaga, dan ketahanan pangan daerah dapat diperkuat.ADV
![]()
- Penulis: Redaksi Pojokdigital.co.id

