Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Eksekutif » Kemkomdigi Dorong Ketahanan Pangan dengan Transformasi Pertanian Digital: Produktivitas Naik, Biaya Turun 50%

Kemkomdigi Dorong Ketahanan Pangan dengan Transformasi Pertanian Digital: Produktivitas Naik, Biaya Turun 50%

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 10 Nov 2025

SRAGEN – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) secara agresif meluncurkan program Tani Digital sebagai upaya mentransformasi sektor pertanian Indonesia menuju era teknologi dan data, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. Pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) dan Kecerdasan Artifisial (AI) menjadi pilar utama program ini, yang diklaim mampu meningkatkan efisiensi dan kesejahteraan petani.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyatakan komitmen tersebut saat kegiatan Panen Tani Digital di Kabupaten Sragen pada Rabu (05/11/2025).

“Teknologi baru itu tidak hanya mengawang, tapi harus membumi. IoT dan AI adalah teknologi-teknologi baru yang harus kita manfaatkan agar berdampak langsung terhadap produktivitas masyarakat,” ujar Menteri Meutya.

Dampak Nyata: Efisiensi Biaya dan Peningkatan Hasil

Program Tani Digital memanfaatkan IoT Smart Precision Agriculture System, sebuah inovasi lokal, yang terbukti memberikan dampak signifikan pada hasil panen dan operasional pertanian.

Menteri Meutya memaparkan data konkret dari uji coba: “Tadi kita lihat produktivitasnya naik, sementara untuk penggunaan pupuk penurunannya sampai 50 persen, kemudian juga penurunan emisi karbon dan polusi air dengan penggunaan pupuk berlebih juga menjadi turun.”

Hal ini dikuatkan oleh kesaksian langsung Tri Widodo, seorang petani dari Sragen. Ia melaporkan perbedaan penggunaan pupuk yang substansial:

“Saya sebelum pakai alat digital Jinawi itu, Bu, (pengeluaran biaya) pupuk per satu hektarnya 1,05 ton. Setelah pakai alat ini, saya menggunakan pupuk per hektarnya 650 kilogram,” jelas Tri Widodo, yang menunjukkan penghematan sekitar 40% dari total biaya pupuk.

Selain efisiensi, perangkat IoT juga memberikan kemudahan bagi petani untuk memantau kondisi lahan. “Alat digital ini juga saya bisa melihat kesehatan tanahnya, kekurangan zat asam, itu bisa kita lihat,” tambahnya.

Kolaborasi Strategis dan Dukungan Prioritas Presiden

Program Tani Digital merupakan kolaborasi sinergis antara Kemkomdigi, Kementerian Pertanian, Pemerintah Kabupaten Sragen, dan sejumlah mitra penyedia teknologi—yang seluruhnya merupakan startup lokal.

“Ini adalah startup-startup lokal. Kalau kita mau mewujudkan kedaulatan pangan, teknologinya juga harus berdaulat. Anak-anak muda ini telah membuktikan bahwa startup lokal bisa betul-betul memberi solusi,” tegas Menteri Meutya.

Program ini juga sejalan dengan agenda prioritas Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menteri Meutya menyebut bahwa Presiden Prabowo, dalam KTT APEC 2025, telah menekankan perlunya pemanfaatan teknologi pertanian modern, seperti IoT dan AI, sebagai kunci untuk mencapai swasembada pangan.

“Kita ingin agar teknologi ini bisa dimanfaatkan dalam hal-hal yang menjadi prioritas Bapak Presiden,” tutupnya.

Dilansir dari komdigi.go.id

Loading

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pentingnya Pembenahan Infrastruktur Jalan dalam Membangun Kutai Timur yang Lebih Baik

    Pentingnya Pembenahan Infrastruktur Jalan dalam Membangun Kutai Timur yang Lebih Baik

    • calendar_month Sen, 15 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 399
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Infrastruktur jalan di Kutai Timur (Kutim) menjadi sorotan serius bagi Anggota DPRD Kutim, Jimmy, yang menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi yang belum maksimal meskipun adanya proyek-proyek pembangunan yang telah dilaksanakan. Jimmy menyoroti pentingnya infrastruktur jalan yang baik sebagai fondasi utama dalam mempercepat pembangunan dan pertumbuhan wilayah ini. “Kualitas infrastruktur jalan bukan hanya soal […]

    Loading

  • Cap Jempol Stop Stunting Jadi Inovasi Kutim Tekan Kasus Gizi Buruk Anak

    Cap Jempol Stop Stunting Jadi Inovasi Kutim Tekan Kasus Gizi Buruk Anak

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pojokdigital.co.id
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Dalam upaya percepatan penurunan angka stunting, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) meluncurkan inovasi baru bertajuk Cap Jempol Stop Stunting. Kepala DPPKB Kutim, Achmad Junaidi, menjelaskan bahwa program ini merupakan gerakan kolaboratif lintas sektor dengan pendekatan langsung kepada keluarga berisiko. “Cap Jempol bukan hanya kegiatan seremonial, tapi […]

    Loading

  • UMKM Kutim Tertinggal, Ubaldus: Perlu Dukungan Modal dan Pelatihan

    UMKM Kutim Tertinggal, Ubaldus: Perlu Dukungan Modal dan Pelatihan

    • calendar_month Sen, 15 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 378
    • 0Komentar

    SANGATTA, ETENAI.COM – Kabupaten Kutai Timur (Kutim), salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur, memiliki potensi besar untuk mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, hingga saat ini, UMKM di wilayah tersebut masih tertinggal dibandingkan dengan daerah lain seperti Yogyakarta dan Bali. Anggota DPRD Kutim, Ubaldus Badu menyoroti beberapa kendala yang dihadapi dan mengusulkan […]

    Loading

  • Program Oplah dan Cetak Sawah Baru Dorong Produksi Beras Lokal di Kutim

    Program Oplah dan Cetak Sawah Baru Dorong Produksi Beras Lokal di Kutim

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pojokdigital.co.id
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mendorong peningkatan produksi beras lokal melalui berbagai program strategis. Salah satunya adalah optimalisasi lahan sawah (Oplah) yang dikombinasikan dengan program cetak sawah baru. Kedua program ini dijalankan secara paralel untuk memastikan ketahanan pangan di Kutim semakin kuat. Kepala DTPHP Kutim, […]

    Loading

  • Tanpa Dukungan Dana Daerah, Lom Plai Terancam Tersisih dari 110 Event Nasional

    Tanpa Dukungan Dana Daerah, Lom Plai Terancam Tersisih dari 110 Event Nasional

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pojokdigital.co.id
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Seleksi 110 event nasional oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) kembali membuka babak persaingan ketat antar daerah. Namun bagi Kabupaten Kutai Timur (Kutim), faktor penentu bukan hanya kualitas festival, melainkan seberapa besar pemerintah daerah (pemda) berani “menggenggam” komitmen anggaran untuk mendukung Festival Lom Plai. Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dispar Kutim, Ahmad […]

    Loading

  • Disdikbud Kutim Kurangi Kegiatan Seni Tahun Ini, Fokus pada Program Prioritas

    Disdikbud Kutim Kurangi Kegiatan Seni Tahun Ini, Fokus pada Program Prioritas

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pojokdigital.co.id
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengambil langkah efisiensi anggaran pada tahun ini, sehingga sejumlah kegiatan seni dan budaya harus dikurangi. Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutim, Padliyansyah, menjelaskan bahwa kebijakan ini dilakukan agar anggaran dapat dialihkan untuk program-program yang dianggap lebih mendesak dan strategis bagi pembangunan daerah. “Tahun ini […]

    Loading

expand_less