Orientasi DPPKB Kutim Perkuat Peran Kader Tekan Stunting
- account_circle Sul
- calendar_month 3 jam yang lalu

POJOKDIGITAL.COM – Upaya menekan stunting dan memperkuat ketahanan keluarga terus digencarkan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutai Timur melalui kegiatan orientasi bagi kader Bina Keluarga Balita (BKB), UPPKA, dan Tim Pendamping Keluarga (TPK), Selasa (28/4/2026).
Bertempat di Hotel Royal Victoria Sangatta, kegiatan ini diikuti puluhan kader dari Sangatta Utara dan Sangatta Selatan. Orientasi difokuskan pada peningkatan kapasitas kader agar mampu menjalankan peran pendampingan keluarga secara lebih efektif di tengah perkembangan teknologi.
Sekretaris DPPKB Kutim, Jumran, menekankan pentingnya peran kader sebagai ujung tombak di lapangan. Ia menyebut, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci dalam menciptakan keluarga sehat dan mandiri.
“Peran kader sangat vital, terutama dalam mendampingi tumbuh kembang anak dan memberikan edukasi kepada keluarga. Ini bagian dari upaya kita menyiapkan generasi unggul,” ujarnya.
Tak hanya itu, aspek ekonomi keluarga juga menjadi perhatian. Melalui program UPPKA, kader didorong memahami peluang usaha berbasis digital agar mampu membantu keluarga meningkatkan pendapatan.
“Sekarang zamannya digital, jadi kader harus bisa ikut mendorong masyarakat memanfaatkan media sosial dan platform online untuk usaha,” tambahnya.
Sementara itu, peningkatan kapasitas TPK diarahkan pada penguatan sistem pendampingan berbasis data melalui aplikasi Siga Mobile. Dengan sistem tersebut, intervensi program diharapkan lebih terukur dan tepat sasaran.
Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga DPPKB Kutim, Ani Saida, mengatakan kegiatan ini juga menjadi wadah penyamaan persepsi antar kader lintas program.
“Selama ini kader menangani berbagai kelompok seperti BKB dan BKR. Melalui orientasi ini, kita satukan pemahaman agar program berjalan selaras,” jelasnya.
Ke depan, DPPKB Kutim berencana melanjutkan pembinaan melalui program Sekolah Lansia sebagai bagian dari siklus pembangunan keluarga yang berkelanjutan di daerah. (*)
![]()
- Penulis: Sul

