Tanpa Dukungan Dana Daerah, Lom Plai Terancam Tersisih dari 110 Event Nasional
- account_circle Redaksi Pojokdigital.co.id
- calendar_month Jum, 21 Nov 2025

Kutai Timur – Seleksi 110 event nasional oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) kembali membuka babak persaingan ketat antar daerah.
Namun bagi Kabupaten Kutai Timur (Kutim), faktor penentu bukan hanya kualitas festival, melainkan seberapa besar pemerintah daerah (pemda) berani “menggenggam” komitmen anggaran untuk mendukung Festival Lom Plai.
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dispar Kutim, Ahmad Rifani mengungkap bahwa kurator Kemenparekraf menilai bukan sekadar dokumen atau materi presentasi, tetapi keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim dalam membackup event yang diajukan.
“Kalau pemerintah daerahnya tidak peduli dan tidak bantu anggaran, mana mungkin masuk nasional. Itu salah satu indikator yang dilihat,” ujar Rifani saat ditemui di ruang kerjanya.
Penilaian tersebut membuat keberlanjutan anggaran menjadi kunci. Selama empat hingga lima tahun terakhir, Pemkab Kutim telah mengalokasikan dukungan pendanaan bagi Lom Plai.
Konsistensi ini dianggap menjadi “nilai plus” yang memperkuat posisi Lom Plai, apalagi event tersebut telah dua tahun berturut-turut (2023–2024) masuk daftar 110 event terbaik Indonesia.
Untuk seleksi 2025, Dispar Kutim kembali memasukkan Lom Plai dengan sejumlah pembaruan teknis. Mulai dari perapian dokumen administrasi, perbaikan jadwal, hingga materi promosi yang lebih solid, termasuk brosur terbaru dan video profil festival.
Ia menuturkan bahwa presentasi di depan kurator Kemenparekraf sudah dilakukan minggu lalu, bersaing dengan lebih dari 300 event dari seluruh Indonesia.
Apabila berhasil tembus lagi, Lom Plai akan memperoleh fasilitas promosi nasional dari kementerian, seperti penayangan videotron dan paket publikasi skala besar.
Dukungan ini diyakini dapat memperluas jangkauan wisatawan sekaligus memperkuat brand Kutim dalam peta pariwisata Indonesia.
Hasil kurasi direncanakan rilis pada Januari 2026. Meski persaingan semakin berat, Rifani tetap optimistis, menilai bahwa konsistensi anggaran Pemda menjadi modal paling fundamental untuk menjaga Lom Plai tetap berada pada panggung nasional, atau bahkan naik peringkat pada tahun-tahun mendatang. (TS)
![]()
- Penulis: Redaksi Pojokdigital.co.id

