Berita Terkini:
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial » 35 Sekolah di Kutim Siap Menuju Google Reference School, Fokus Utama: Kompetensi Guru

35 Sekolah di Kutim Siap Menuju Google Reference School, Fokus Utama: Kompetensi Guru

  • account_circle Redaksi Pojokdigital.co.id
  • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kutai Timur – Transformasi digital di dunia pendidikan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus mengalami perkembangan pesat. Saat ini, sebanyak 35 sekolah sedang dipersiapkan menuju predikat Google Reference School, yakni pengakuan internasional bagi sekolah yang berhasil menerapkan ekosistem pembelajaran digital berbasis Google for Education.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim, Irma Yudiwa, menjelaskan bahwa seluruh guru di sekolah-sekolah tersebut telah menyelesaikan pelatihan dasar Level Zero (L0).

Mereka kini memasuki tahap lanjutan, di mana setidaknya 30 persen guru harus lolos sertifikasi Level 1 (L1) sebagai syarat utama melangkah ke proses akreditasi Google.

“Kami sangat mendorong guru untuk terus meningkatkan keterampilan digitalnya. Sertifikasi L1 menjadi tahap awal yang wajib dipenuhi sebelum sekolah bisa dinilai sebagai Google Reference School,” ucap Irma.

Ia menambahkan bahwa ketersediaan perangkat dan jaringan internet merupakan persyaratan lain yang harus dipenuhi. Setiap sekolah wajib memiliki minimal 60 Chromebook dan koneksi internet stabil untuk mendukung dua rombongan belajar.

Namun, menurut Irma, tantangan terbesar bukan pada penyediaan perangkat, melainkan pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

“Digitalisasi itu bukan sekadar menyiapkan perangkat. SDM-nya harus siap agar teknologi benar-benar bermanfaat dan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran,” tegasnya.

Program ini menjadi bagian dari upaya Kutai Timur dalam menghadapi transformasi pendidikan jangka panjang, terutama menjelang bonus demografi 2035. Dengan kompetensi guru yang semakin kuat, diharapkan proses belajar menjadi lebih relevan, interaktif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Irma optimistis bahwa dalam dua hingga tiga tahun mendatang, sejumlah sekolah di Kutim sudah mampu meraih status Google Reference School.

“Yang kami inginkan adalah memastikan anak-anak Kutim mendapatkan pendidikan yang sesuai kebutuhan masa depan,” tutupnya.ADV

  • Penulis: Redaksi Pojokdigital.co.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terobosan Anak Bangsa: Bocah 11 Tahun Ciptakan Game Controller Fungsional dari Kardus Berkat Bantuan AI Play Button

    Terobosan Anak Bangsa: Bocah 11 Tahun Ciptakan Game Controller Fungsional dari Kardus Berkat Bantuan AI

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Pojokdigital.com – Media sosial dihebohkan oleh sebuah video yang menampilkan kepiawaian seorang anak laki-laki berusia 11 tahun yang berhasil merakit perangkat kendali (game controller) simulasi mengemudi secara mandiri, hanya bermodalkan kardus dan komponen keyboard. Kreativitas yang menggabungkan bahan daur ulang dengan teknologi canggih ini memicu seruan publik agar sang anak mendapat dukungan pendidikan yang sesuai. […]

  • Realisasi Belanja Daerah Capai 84,18 Persen Menjadi Bukti Komitmen Pembangunan Berkelanjutan di Kutim 

    Realisasi Belanja Daerah Capai 84,18 Persen Menjadi Bukti Komitmen Pembangunan Berkelanjutan di Kutim 

    • calendar_month Jumat, 14 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 534
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Dalam sebuah langkah signifikan yang mencerminkan dedikasi terhadap pembangunan berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) berhasil mencatatkan realisasi belanja daerah sebesar Rp7,54 triliun pada tahun anggaran 2023. Angka ini mewakili 84,18 persen dari total anggaran belanja yang dianggarkan, yakni Rp8,96 triliun. Angka ini bukan sekadar statistik, tetapi sebuah refleksi dari visi […]

  • Produk Lokal Kutim Dilirik Pasar Eropa, Kakao dan Nanas Siap Masuk Jejaring Ekspor

    Produk Lokal Kutim Dilirik Pasar Eropa, Kakao dan Nanas Siap Masuk Jejaring Ekspor

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pojokdigital.co.id
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Langkah pengembangan produk unggulan Kutai Timur menuju pasar internasional kembali membuka peluang baru. Dinas Koperasi dan UMKM Kutim mengonfirmasi adanya ketertarikan dari mitra luar negeri untuk menjajaki kerja sama ekspor komoditas kakao dan nanas hasil produksi pelaku usaha lokal. Minat tersebut sudah diformalkan melalui Letter of Expression (LoE), yang menjadi sinyal awal […]

  • Tantangan Pengangkatan Tenaga Medis di Kutim Usulan Solusi yang Terarah dan Kolaboratif

    Tantangan Pengangkatan Tenaga Medis di Kutim Usulan Solusi yang Terarah dan Kolaboratif

    • calendar_month Rabu, 12 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 556
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Masalah pengangkatan tenaga medis menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menjadi sorotan utama dalam pembahasan di Kutim. Faizal Rachman, anggota DPRD Kutim, menyoroti permasalahan ini dengan mengungkapkan kesulitan yang dihadapi oleh tenaga medis (Nakes) dalam menghadapi proses yang lambat dan rumit […]

  • Kawasan Karst Kutim Terancam, DLH Minta Pengawasan Tambang Diperketat

    Kawasan Karst Kutim Terancam, DLH Minta Pengawasan Tambang Diperketat

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pojokdigital.co.id
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap aktivitas pertambangan di kawasan karst Sangkulirang–Mangkalihat. Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Kutim, Adrian Wahyudi, menegaskan bahwa kawasan karst ini memiliki peran vital sebagai penyimpan air serta habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna, sehingga kelestariannya harus dijaga […]

  • DPRD Kutim Soroti Permasalahan Zonasi yang Berdampak pada Seleksi Sekolah

    DPRD Kutim Soroti Permasalahan Zonasi yang Berdampak pada Seleksi Sekolah

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 532
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Leni Angriani, menyoroti permasalahan zonasi yang menyebabkan banyak siswa tidak lulus seleksi masuk ke sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah kejuruan (SMK), maupun sekolah menengah atas (SMA). Leni mengungkapkan bahwa lebih dari 20 orang tua telah menghubunginya karena anak-anak mereka tidak berhasil masuk ke […]

expand_less