Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kabar Parlemen » Perda Keolahragaan Disahkan, Atlet Disabilitas Kini Dapat Hak Setara di Kutim

Perda Keolahragaan Disahkan, Atlet Disabilitas Kini Dapat Hak Setara di Kutim

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month 22 jam yang lalu

SANGATTA – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini memiliki pijakan hukum yang kokoh untuk merevolusi dunia olahraganya. Dalam Rapat Paripurna ke-XXI Masa Sidang III Tahun 2025/2026, Rabu (6/5/2026), DPRD Kutim resmi mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Pengesahan ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan sebuah pernyataan sikap bahwa Kutai Timur siap bertransformasi menjadi sentral olahraga di Kalimantan Timur.

Ketua Pansus Raperda Penyelenggaraan Keolahragaan, Pandi Widiarto, mengungkapkan bahwa Perda ini merupakan inisiatif murni dari legislatif. Ia menekankan bahwa pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kutim harus mulai melirik keahlian khusus, tidak hanya terpaku pada prestasi akademik.

“Kami meyakini bahwa dengan disahkannya Perda ini, kita memberikan ruang yang jauh lebih luas bagi atlet lokal untuk bersaing. Tujuannya jelas: membangun ekosistem olahraga yang lebih baik agar Kutim menjadi sentral olahraga di Kaltim, sejalan dengan visi Bupati,” ujar Pandi optimistis.

Salah satu poin krusial yang termuat dalam Perda ini adalah prinsip keadilan. Pandi mengakui bahwa selama ini perhatian terhadap olahraga disabilitas masih tertinggal dibandingkan olahraga prestasi (KONI) maupun olahraga masyarakat (KORMI).

Dengan hadirnya aturan ini, pemerintah daerah kini memiliki kewajiban untuk mengakomodir semua porsi kegiatan olahraga secara setara. “Tidak ada lagi yang merasa di-anak tirikan. Atlet disabilitas memiliki kedudukan dan hak yang sama untuk mendapatkan dukungan pemerintah,” tegasnya.

Untuk mendukung ambisi menjadi sentral olahraga, infrastruktur menjadi sorotan utama. Selama ini, fasilitas olahraga masih tersentralisasi di Sangatta, khususnya di kawasan Sport Center Kudungga.

Melalui Perda ini, DPRD mendorong percepatan pembangunan Stadion Mini di setiap kecamatan sesuai dengan visi-misi pemerintah daerah. Selain itu, poin paling ambisius dalam Perda ini adalah pembentukan Kelas Khusus Olahraga (KKO) atau sekolah PPLP (Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar).

“Ini adalah fondasi utama pembinaan atlet sejak usia dini. Kami ingin ada konektivitas antara pendidikan dan olahraga. Jadi, masyarakat yang fokus di bidang olahraga, pendidikannya tetap tidak tertinggal,” tambah Pandi.

Lahirnya Perda ini diharapkan mampu menghapus keraguan orang tua dan generasi muda untuk terjun ke dunia olahraga secara profesional. Pemerintah berkomitmen menyediakan fasilitas dan legalitas yang kuat agar profesi atlet memiliki masa depan yang menjanjikan dan sukses.

Dengan dukungan infrastruktur yang merata hingga ke desa dan sistem pembinaan yang terstruktur, Kutai Timur kini bersiap mencetak talenta-talenta emas yang tidak hanya mengharumkan nama daerah, tetapi juga Indonesia di kancah internasional. (Caya/*)

Loading

  • Penulis: Redaksi
  • Editor: Bonar

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kendala Ketersediaan Guru Tambahan Menjadi Tantangan di Kutim

    Kendala Ketersediaan Guru Tambahan Menjadi Tantangan di Kutim

    • calendar_month Sen, 15 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 385
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Masalah ketersediaan guru tambahan menjadi fokus utama yang dibahas oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Leni Angriani, dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di wilayah tersebut. Dalam pernyataannya hari ini, Leni menggarisbawahi bahwa meskipun solusi jangka pendek sangat diperlukan, tantangan yang ada memerlukan proses yang komprehensif. Menurut Leni, kekurangan guru […]

    Loading

  • Asti: Pendirian LPAI sebagai Tonggak Penting dalam Perlindungan Anak di Kutai Timur

    Asti: Pendirian LPAI sebagai Tonggak Penting dalam Perlindungan Anak di Kutai Timur

    • calendar_month Sen, 15 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 422
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Asti Mazar dari DPRD Kutai Timur (Kutim) mengangkat isu pentingnya mendirikan Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) sebagai langkah strategis untuk meningkatkan perlindungan anak-anak di daerah ini. Dalam sebuah pernyataan, Asti menegaskan bahwa kehadiran LPAI akan menjadi tonggak penting dalam upaya melindungi hak-hak anak dan memberikan mereka lingkungan yang aman dan mendukung. “Pendirian […]

    Loading

  • Pintu Canggih di Dinas PUPR Kutim Diduga Persulit Akses Masyarakat, Wabup Kasmidi Turun Tangan!

    Pintu Canggih di Dinas PUPR Kutim Diduga Persulit Akses Masyarakat, Wabup Kasmidi Turun Tangan!

    • calendar_month Sel, 25 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 482
    • 0Komentar

    Sangatta, POJOKDIGITAL.COM – Penggunaan Smart Door Lock di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menuai kontroversi. Sistem pintu canggih ini dinilai mempersulit akses masyarakat untuk bertemu dengan pegawai, bahkan dianggap lebih ketat dibandingkan kantor Bupati dan DPRD Kutim. Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang mengakui telah menerima keluhan masyarakat mengenai hal […]

    Loading

  • Camat Kaliorang Dorong Produk Olahan Pisang Tembus Pasar Ekspor

    Camat Kaliorang Dorong Produk Olahan Pisang Tembus Pasar Ekspor

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pojokdigital.co.id
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Pemerintah Kecamatan Kaliorang, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), terus mendorong pengembangan UMKM berbasis potensi lokal. Camat Kaliorang, Rusmono, menyebut produk olahan pisang dari desa-desa di wilayahnya kini berhasil menembus pasar internasional. “Kita punya produk olahan pisang dari Desa Kaliorang dan Selangkau yang sudah diekspor sampai ke Irlandia, Belgia, dan Belanda,” ujarnya. Produk olahan […]

    Loading

  • DPRD Kutim Klarifikasi Peran dalam Konflik Hubungan Industrial, Yan: Fokus pada Fasilitasi dan Pengawasan

    DPRD Kutim Klarifikasi Peran dalam Konflik Hubungan Industrial, Yan: Fokus pada Fasilitasi dan Pengawasan

    • calendar_month Sen, 15 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 406
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Konflik hubungan industrial di Kutai Timur (Kutim) kini menjadi perhatian utama karena dampaknya yang signifikan terhadap ekonomi dan kesejahteraan pekerja di wilayah Kutim. Dalam situasi ini, Anggota DPRD Kutim, Yan Ipui memberikan klarifikasi penting mengenai peran DPRD dalam menangani masalah tersebut. Yan Ipui menegaskan bahwa DPRD tidak memiliki kapasitas untuk menentukan siapa […]

    Loading

  • DPRD Kutim Soroti Permasalahan Zonasi yang Berdampak pada Seleksi Sekolah

    DPRD Kutim Soroti Permasalahan Zonasi yang Berdampak pada Seleksi Sekolah

    • calendar_month Sel, 16 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 391
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Leni Angriani, menyoroti permasalahan zonasi yang menyebabkan banyak siswa tidak lulus seleksi masuk ke sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah kejuruan (SMK), maupun sekolah menengah atas (SMA). Leni mengungkapkan bahwa lebih dari 20 orang tua telah menghubunginya karena anak-anak mereka tidak berhasil masuk ke […]

    Loading

expand_less