DLH Kutim Fokus Wujudkan Pengelolaan Kehati Berkelanjutan Lewat Dokumen RIP-KeHATI
- account_circle Redaksi Pojokdigital.co.id
- calendar_month Sel, 18 Nov 2025

Kutai Timur – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus menegaskan komitmennya dalam upaya pelestarian keanekaragaman hayati melalui penyusunan dokumen strategis bernama Rencana Induk Pengelolaan Keanekaragaman Hayati (RIP-KeHATI).
Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Kutim, Adrian Wahyudi, menjelaskan bahwa dokumen ini menjadi fondasi penting bagi pemerintah daerah untuk mengelola sumber daya alam secara terencana, terarah, dan berkelanjutan.
“Selama ini Kutim memiliki potensi keanekaragaman hayati yang sangat besar, mulai dari hutan tropis, lahan basah, hingga habitat satwa langka. Namun, potensi tersebut belum dikelola dengan peta jalan yang jelas. RIP-KeHATI akan menjadi pedoman strategis agar semua pengelolaan lingkungan berjalan sistematis dan tepat sasaran,” ujar Adrian.
Ia menekankan bahwa keberadaan dokumen ini diharapkan mampu mengurangi risiko kerusakan lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konservasi.
Penyusunan RIP-KeHATI dilakukan melalui proses partisipatif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk akademisi, tokoh adat, organisasi masyarakat, dan lembaga lingkungan. Pendekatan ini bertujuan agar setiap kebijakan yang dihasilkan sesuai dengan kondisi lokal, dapat diterapkan secara nyata, dan diterima oleh seluruh pemangku kepentingan.
“Kolaborasi lintas sektor ini sangat penting. Hasilnya tidak hanya menjadi dokumen formal, tetapi juga pedoman praktis bagi kegiatan konservasi, pengembangan ekowisata, dan pemberdayaan masyarakat lokal,” tambah Adrian.
Selain sebagai acuan pengelolaan lingkungan, RIP-KeHATI juga mendukung pembangunan berwawasan lingkungan yang menjadi fokus utama pemerintah Kutim. Dengan dokumen ini, pengambilan keputusan terkait konservasi flora dan fauna, pemanfaatan sumber daya alam, serta pembangunan berkelanjutan dapat dilakukan secara lebih tepat dan efektif.
Adrian optimistis bahwa langkah ini akan membantu menjaga kelestarian ekosistem Kutim sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya alam yang bijak.ADV
![]()
- Penulis: Redaksi Pojokdigital.co.id

