Berita Terkini:
Trending Tags
Beranda » Kabar Parlemen » Proses Penganggaran Tahun 2024 di Kutim Terhambat, Masyarakat Dapil V Kecewa Akibat Pengalihan Dana ke Dapil II

Proses Penganggaran Tahun 2024 di Kutim Terhambat, Masyarakat Dapil V Kecewa Akibat Pengalihan Dana ke Dapil II

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
  • print Cetak

SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Proses penganggaran tahun 2024 di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tengah menghadapi berbagai kendala, yang menyebabkan ketidakpuasan masyarakat terutama di Daerah Pemilihan (Dapil) V.

Salah satu isu utama yang mencuat adalah pengalihan dana aspirasi yang seharusnya dialokasikan untuk kebutuhan pendidikan di Dapil V, namun malah disalurkan ke Dapil II. Hal ini memicu kekecewaan di kalangan masyarakat dan pemangku kepentingan di Dapil V.

Selain isu pengalihan dana, proses penganggaran tahun ini juga belum berjalan optimal karena ketidakhadiran beberapa pihak terkait dalam rapat pembahasan anggaran. Kontraktor yang bertanggung jawab atas pelaksanaan proyek juga mengalami berbagai kendala, seperti waktu dan cuaca yang tidak menentu, yang menyebabkan terhambatnya berbagai proyek pembangunan.

Ubaldus Badu, Anggota DPRD Kutim, menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan penelusuran lebih lanjut terkait permasalahan anggaran tahun 2024. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa seluruh program pembangunan dapat berjalan sesuai rencana dan tidak ada lagi kesalahan dalam alokasi dana.

“Kami akan meminta klarifikasi dari dinas terkait mengenai ketidaksesuaian alokasi dana aspirasi ini. Alokasi dana harus sesuai dengan kebutuhan masing-masing dapil, sehingga pembangunan dapat merata dan tepat sasaran,” tegas Ubaldus Badu.

Ia juga menambahkan bahwa transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Oleh karena itu, DPRD Kutim akan mendorong dinas terkait untuk lebih terbuka dan bertanggung jawab dalam setiap proses penganggaran.

Ubaldus Badu menegaskan bahwa DPRD Kutim berkomitmen untuk terus mengawasi dan memastikan pelaksanaan program serta anggaran berjalan sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat. “Pengawasan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap Pemerintah Kutim dan memperbaiki kinerja pembangunan di daerah kita,” tambahnya.

Ia berharap, melalui upaya-upaya ini, permasalahan anggaran dan alokasi dana aspirasi dapat segera diselesaikan. Dengan demikian, pembangunan di Kutim dapat berjalan dengan baik dan merata, sesuai dengan harapan masyarakat.

Dengan adanya pengawasan yang ketat dan langkah-langkah korektif dari DPRD, diharapkan tidak akan ada lagi kasus pengalihan dana yang tidak sesuai, sehingga masyarakat di seluruh dapil dapat merasakan manfaat pembangunan secara adil dan merata. (Adv/*)

Loading

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yan Ipui Menguatkan Peran Pengadilan dalam Penyelesaian Konflik Hubungan Industrial

    Yan Ipui Menguatkan Peran Pengadilan dalam Penyelesaian Konflik Hubungan Industrial

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 505
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Konflik hubungan industrial di Kutai Timur (Kutim) menjadi sorotan utama dengan pernyataan tegas dari Anggota DPRD Kutim, Yan Ipui yang menegaskan bahwa DPRD tidak memiliki kewenangan untuk menangani masalah tersebut secara langsung. Pernyataan ini menggarisbawahi batasan yang jelas mengenai peran DPRD dalam penyelesaian perselisihan antara perusahaan dan pekerja di sektor industri. Yan […]

    Loading

  • Kutim Siap Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis, Sekolah Mulai Jalankan Standar Baru

    Kutim Siap Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis, Sekolah Mulai Jalankan Standar Baru

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pojokdigital.co.id
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Kutai Timur — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah pusat mulai diterapkan di berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Kutai Timur. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim, Mulyono, menyampaikan bahwa pelaksanaan program ini berada di bawah koordinasi langsung Badan Gizi Nasional (BGN), sementara pemerintah daerah berperan memastikan kesiapan data serta pelaksanaan teknis di lapangan. […]

    Loading

  • Tanpa Dukungan Dana Daerah, Lom Plai Terancam Tersisih dari 110 Event Nasional

    Tanpa Dukungan Dana Daerah, Lom Plai Terancam Tersisih dari 110 Event Nasional

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pojokdigital.co.id
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Seleksi 110 event nasional oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) kembali membuka babak persaingan ketat antar daerah. Namun bagi Kabupaten Kutai Timur (Kutim), faktor penentu bukan hanya kualitas festival, melainkan seberapa besar pemerintah daerah (pemda) berani “menggenggam” komitmen anggaran untuk mendukung Festival Lom Plai. Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dispar Kutim, Ahmad […]

    Loading

  • DP3A Kutim Soroti Masih Lebarnya Kesenjangan Gender, OPD Diminta Bergerak Lebih Serius

    DP3A Kutim Soroti Masih Lebarnya Kesenjangan Gender, OPD Diminta Bergerak Lebih Serius

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pojokdigital.co.id
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Kutai Timur — Upaya mewujudkan pembangunan inklusif kembali menjadi sorotan dalam Forum Group Discussion (FGD) Anggaran Responsif Gender yang diselenggarakan di Hotel Royal Victoria. Dalam forum tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kutim, Idham Cholid, menegaskan bahwa ketimpangan gender di Kutai Timur masih berada pada tingkat yang memerlukan penanganan serius. Idham mengungkapkan […]

    Loading

  • Cap Jempol Stop Stunting Jadi Inovasi Kutim Tekan Kasus Gizi Buruk Anak

    Cap Jempol Stop Stunting Jadi Inovasi Kutim Tekan Kasus Gizi Buruk Anak

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pojokdigital.co.id
    • visibility 363
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Dalam upaya percepatan penurunan angka stunting, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) meluncurkan inovasi baru bertajuk Cap Jempol Stop Stunting. Kepala DPPKB Kutim, Achmad Junaidi, menjelaskan bahwa program ini merupakan gerakan kolaboratif lintas sektor dengan pendekatan langsung kepada keluarga berisiko. “Cap Jempol bukan hanya kegiatan seremonial, tapi […]

    Loading

  • Achmad Junaidi Berikan Pembinaan Dalam Kegiatan Kunjungan Kerja Monev PKB, Kader KKB dan PPKD di Muara Bengkal

    Achmad Junaidi Berikan Pembinaan Dalam Kegiatan Kunjungan Kerja Monev PKB, Kader KKB dan PPKD di Muara Bengkal

    • calendar_month Senin, 1 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 1.162
    • 0Komentar

    MUARA BENGKAL, POJOKDIGITAL.COM – Pada Senin (1/7/2024), Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutai Timur (Kutim) Achmad Junaidi B turun langsung ke lapangan bersama jajarannya melakukan pembinaan, monitoring dan evaluasi (Monev) Penyuluh Keluarga Berencana (PKB), Kader Kampung Keluarga Berkualitas (KKB), kader dan sub Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKD) di Balai Pertemuan Umu. […]

    Loading

expand_less