Dari Gula Aren hingga Serat Nanas, Ini Peta Jalan Hilirisasi Industri Kecamatan di Kutai Timur
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SANGATTA – Empat komoditas unggulan lokal yakni gula aren di Teluk Pandan, serat nanas di Batu Ampar, kakao di Karangan atau Kaubun, serta olahan pisang di Kaliorang diproyeksikan bakal memiliki fasilitas Rumah Produksi Bersama (RPB). Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) dalam mempercepat hilirisasi serta penguatan kawasan Industri Kecil Menengah (IKM) berbasis potensi kecamatan.
Sebelum realisasi pembangunan fisik RPB tersebut dimulai, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutim terlebih dahulu menyusun kajian teknis secara menyeluruh. Kepala Bidang Industri Disperindag Kutim, Achmad Donny Erviady, menilai tahapan analisis lapangan ini sangat krusial agar pengadaan sarana penunjang produksi nantinya benar-benar tepat guna dan tidak berakhir sia-sia.
”Banyak yang memberikan bantuan tapi tidak sesuai dengan kebutuhan. Ada alat canggih tapi ternyata di sana daya listriknya tidak memungkinkan. Akhirnya alat tidak bisa dipakai dan sebagainya,” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.
Pembangunan RPB di empat titik tersebut juga menunggu rampungnya payung hukum berupa Dokumen Rencana Pembangunan Industri Kabupaten/Kawasan (RPIK). Saat ini, dokumen yang disiapkan untuk menopang 50 program unggulan Bupati Kutim tersebut tengah memasuki tahap finalisasi, sebelum nantinya dibawa ke rapat paripurna dan diturunkan menjadi Peraturan Bupati (Perbup).
Lebih jauh, Donny menerangkan bahwa orientasi kerja di bidang yang dipimpinnya memiliki perbedaan mendasar dibandingkan pembinaan UMKM konvensional. Pihaknya secara spesifik membidik pengembangan sentra industri di level kecamatan serta memastikan seluruh hasil olahan memenuhi standar mutu tinggi sebelum didorong menuju tahap promosi maupun ekspansi perdagangan ke luar negeri. (Adv)
- Penulis: Redaksi
