Berita Terkini:
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kominfo Kutai Timur » Lahan Belum Dihibahkan ke Daerah, Infrastruktur Kawasan Transmigrasi Kutim Masih Andalkan APBN

Lahan Belum Dihibahkan ke Daerah, Infrastruktur Kawasan Transmigrasi Kutim Masih Andalkan APBN

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SANGATTA – Fokus program transmigrasi di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) saat ini tidak lagi diarahkan untuk mendatangkan penduduk baru dari luar daerah, melainkan memprioritaskan pemberdayaan serta penguatan fasilitas bagi warga transmigran yang telah menetap. Namun, upaya penataan kawasan tersebut masih menemui dinamika terkait pembagian wewenang pendanaan antara pemerintah pusat dan daerah akibat status aset lahan yang belum tuntas.

Kepala Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan (Disnakertrans) Kutim, Sulisman, mengungkapkan bahwa hingga kini masih banyak area transmigrasi yang status kepemilikannya belum diserahkan atau dihibahkan secara resmi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim. Kondisi administratif ini secara otomatis membatasi ruang gerak pemerintah daerah dalam mengucurkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pembangunan fisik.

Selama proses hibah aset lahan tersebut belum rampung, maka segala bentuk pembangunan infrastruktur maupun fasilitas umum di kawasan transmigrasi mutlak menjadi tanggungan pemerintah pusat melalui kucuran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Kendati terhalang regulasi aset untuk urusan konstruksi fisik, Pemkab Kutim tetap mengambil peran aktif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah tersebut. Pihak Disnakertrans memastikan bahwa pengembangan kapasitas warga sekitar tetap dapat berjalan menggunakan dana daerah.

“Kecuali kalau misalkan kita mau mengadakan pelatihan-pelatihan untuk masyarakat kawasan transmigrasi, masih bisa itu pakai APBD,” tutur Sulisman saat diwawancarai belum lama ini.

Pembagian porsi pembiayaan ini dinilai menjadi jalan tengah terbaik agar roda perekonomian warga transmigran tidak jalan di tempat. Di satu sisi, pemerintah pusat terus mengawal pemenuhan infrastruktur dasar melalui APBN, sementara pemerintah kabupaten bergerak memberikan pembekalan keterampilan guna menggali potensi ekonomi warga lokal.

Sinergi pendanaan pusat dan daerah ini diharapkan mampu menjaga keberlanjutan kawasan transmigrasi di Kutai Timur agar semakin mandiri dan berkembang, sembari menunggu tuntasnya kejelasan hukum terkait peralihan status lahan ke tangan pemerintah daerah.(Adv)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sahkan Kesepakatan Awal APBD Perubahan 2026 di Paripurna, Bupati Kutim Tunggu Kucuran Dana Tambahan Pusat

    Sahkan Kesepakatan Awal APBD Perubahan 2026 di Paripurna, Bupati Kutim Tunggu Kucuran Dana Tambahan Pusat

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 6
    • 0Komentar

    SANGATTA – Besaran angka serta postur keuangan daerah dalam rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (P-KUA) maupun Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (P-PPAS) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Tahun Anggaran 2026 dipastikan masih bersifat dinamis. Pemerintah daerah saat ini masih menanti peluang masuknya kucuran dana tambahan dari pemerintah pusat yang diharapkan dapat terealisasi pada bulan September […]

  • Muhammad Amin Ajukan Penambahan Gedung Baru untuk Mengatasi Kekurangan Ruang Kelas di Sangatta

    Muhammad Amin Ajukan Penambahan Gedung Baru untuk Mengatasi Kekurangan Ruang Kelas di Sangatta

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 559
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Muhammad Amin, Anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim), mengajukan permintaan penting untuk penambahan gedung baru di sekolah-sekolah di wilayah Sangatta. Permintaan ini didorong oleh tingginya minat peserta didik untuk mendaftar di SMA dan SMK Negeri setiap tahun pelajaran baru, namun ketersediaan ruang kelas yang ada saat ini tidak mencukupi. Muhammad Amin menyampaikan […]

  • Surplus Anggaran Kutim, Tantangan dan Peluang Bagi Pembangunan Masyarakat

    Surplus Anggaran Kutim, Tantangan dan Peluang Bagi Pembangunan Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 14 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 559
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Sebuah sorotan tajam mengenai keuangan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tengah mengemuka, menyoroti tantangan dan potensi yang terkandung dalam surplus anggaran daerah. Berdasarkan laporan terbaru, terungkap bahwa Kutim menghadapi perbedaan yang signifikan antara target pendapatan yang direncanakan dan realisasinya. “Hal ini memunculkan kekhawatiran akan efektivitas perencanaan anggaran dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah. […]

  • Perbaikan Jalan di APT Pranoto Sangatta Sudah Hampir Rampung

    Perbaikan Jalan di APT Pranoto Sangatta Sudah Hampir Rampung

    • calendar_month Jumat, 2 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 521
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) ternyata memberi perhatian pada kondisi jalan-jalan rusak di ibukota Sangatta. Contohnya kondisi Jalan APT Pranoto, Sangatta Utara selain banyak berlubang, dengan penerangan terbatas yang tentunya menjadi masalah bagi para pengendara yang melintas. Belum lagi ketika air sungai sedang pasang, sering menyebabkan genangan di jalan tersebut. “InsyaAllah selesai sesuai […]

  • Pembangunan Pelabuhan Kenyamukan Menghadapi Hambatan Politik dan Kontraktor

    Pembangunan Pelabuhan Kenyamukan Menghadapi Hambatan Politik dan Kontraktor

    • calendar_month Rabu, 12 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 534
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Pembangunan Pelabuhan Kenyamukan di Desa Sangatta Utara, Kutai Timur, mengalami kendala yang signifikan, menurut Yusuf Silambi, seorang anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kutai Timur. Proyek ini, yang seharusnya selesai pada tahun 2024, masih terjebak dalam masalah-masalah yang menghambat kemajuannya. Menurut Silambi, kendala utama yang menghambat pembangunan pelabuhan adalah campur tangan politik yang […]

  • Fraksi AKB Dorong Pengelolaan BUMD dan Pendapatan Transfer Lebih Transparan

    Fraksi AKB Dorong Pengelolaan BUMD dan Pendapatan Transfer Lebih Transparan

    • calendar_month Jumat, 14 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 571
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Dalam upaya meningkatkan akuntabilitas dan efektivitas pengelolaan keuangan daerah, Fraksi Amanat Keadilan Berkarya (AKB) DPRD Kutai Timur (Kutim) melalui anggotanya, Mulyana, menyuarakan dua isu krusial: penyertaan modal pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan transparansi pendapatan transfer. Mulyana menekankan pentingnya penyertaan modal pada BUMD dengan tujuan yang jelas dan strategis. Menurutnya, investasi […]

expand_less