Berita Terkini:
Trending Tags
Beranda » Kabar Parlemen » Yan Ipui Ajak Perusahaan dan Pekerja untuk Patuhi Hukum dengan Tegas

Yan Ipui Ajak Perusahaan dan Pekerja untuk Patuhi Hukum dengan Tegas

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
  • print Cetak

SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Yan Ipui, yang menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, menyerukan kepada perusahaan dan pekerja untuk tunduk pada hukum dengan ketegasan. Dalam pernyataannya, Ipui menegaskan bahwa kepatuhan pada peraturan hukum merupakan fondasi utama dalam membangun lingkungan kerja yang adil dan berkeadilan.

“DPRD Kutai Timur bertekad untuk memastikan bahwa semua pihak, baik perusahaan maupun pekerja, mematuhi hukum dengan penuh tanggung jawab. Ini adalah prasyarat untuk menciptakan hubungan kerja yang harmonis dan produktif,” ujar Ipui.

Ipui menyoroti pentingnya kolaborasi yang erat antara DPRD, pemerintah daerah, dan komunitas kerja dalam menjalankan implementasi yang efektif terhadap regulasi hukum. Langkah-langkah ini mencakup penguatan pengawasan terhadap kepatuhan hukum, peningkatan pendidikan hukum bagi masyarakat, serta promosi kesadaran akan hak dan kewajiban hukum.

Dalam menghadapi tantangan kompleks di bidang hukum dan ketenagakerjaan, Ipui menekankan perlunya memprioritaskan dialog dan konsultasi antara semua pihak terkait. Pendekatan ini diharapkan dapat mengurangi potensi konflik serta meningkatkan tingkat kepatuhan pada hukum secara keseluruhan di Kutai Timur.

Sebagai perwakilan rakyat, Ipui telah aktif dalam mempromosikan prinsip-prinsip keadilan dan kepatuhan hukum di daerah ini. Upayanya tidak hanya terfokus pada penegakan aturan, tetapi juga pada pendekatan kolaboratif untuk membangun kesadaran akan pentingnya hukum sebagai dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dengan komitmen yang teguh, Ipui berharap bahwa melalui kerja sama yang kuat antara berbagai pihak, Kutai Timur dapat menjadi contoh dalam menerapkan praktik kerja yang adil dan hukum yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat dan industri di wilayah ini. (Adv/*)

Loading

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kutim Perkuat Pendataan Anak Tidak Sekolah, Ribuan Data Telah Terverifikasi

    Kutim Perkuat Pendataan Anak Tidak Sekolah, Ribuan Data Telah Terverifikasi

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pojokdigital.co.id
    • visibility 416
    • 0Komentar

    Kutai Timur — Upaya memperbaiki akurasi data Anak Tidak Sekolah (ATS) terus digenjot Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur. Proses verifikasi dilakukan secara intensif untuk memastikan data yang bersumber dari Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Sekretaris Disdikbud Kutim, Irma Yudiwa, menjelaskan bahwa data ATS bersifat sangat […]

    Loading

  • Kadis PPKB : Data Stunting Yang Ideal adalah Bisa Dilacak By Name By Address

    Kadis PPKB : Data Stunting Yang Ideal adalah Bisa Dilacak By Name By Address

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 818
    • 0Komentar

    Sangatta, POJOKDIGITAL.COM – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DPPKB) Kutai Timur (Kutim) Achmad Junaidi B, menyampaikan pihaknya, tengah menggodok data angka stunting secara internal tim pelaksana TPPS atau Tim Percepatan Penurunan Stunting dan berencana koordinasi dengan menemui tim Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Kesehatan RI di Jakarta bersama tim bidang terkait di Dinkes […]

    Loading

  • Dinsos Kutim Tepis Data Kemiskinan yang Dirilis Pemerintah Pusat

    Dinsos Kutim Tepis Data Kemiskinan yang Dirilis Pemerintah Pusat

    • calendar_month Jumat, 2 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 478
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menjadi salah satu daerah yang memiliki angka kemiskinan ekstrem. Hal tersebut berdasarkan data yang dirilis oleh pemerintah pusat terkait angka kemiskinan. Menanggapi hal tersebut, Dinas Sosial (Dinsos) menepis data yang disampaikan pemerintah pusat soal angka kemiskinan yang tinggi di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Kabag Pemberdayaan Sosial Dinsos Kutim, […]

    Loading

  • Nanas Madu Himba Lestari Jadi Produk Unggulan Batu Ampar, Siap Tembus Pasar Lebih Luas

    Nanas Madu Himba Lestari Jadi Produk Unggulan Batu Ampar, Siap Tembus Pasar Lebih Luas

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pojokdigital.co.id
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Produk nanas madu dari Desa Himba Lestari, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), kini tengah menjadi sorotan sebagai salah satu komoditas unggulan daerah. Camat Batu Ampar, Suriansyah, menyebutkan bahwa kualitas nanas madu dari wilayah ini sangat baik dan memiliki potensi ekonomi tinggi. Namun, pengembangan perkebunan masih menghadapi kendala serius karena sebagian […]

    Loading

  • Kutim Susun Strategi Ekraf Baru, Tantangan Utama Justru di Meja Pendataan

    Kutim Susun Strategi Ekraf Baru, Tantangan Utama Justru di Meja Pendataan

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pojokdigital.co.id
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Bukan soal program atau anggaran, tetapi data dasar justru menjadi batu sandungan terbesar dalam pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Di balik rencana besar yang tengah disusun, Bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) Dinas Pariwisata (Dispar) Kutim masih menunggu para pelaku kreatif mengisi formulir pendataan, syarat mutlak untuk memetakan arah sektor ini. […]

    Loading

  • Masalah Jadwal Sekolah Membebani Keluarga, Hasnah Minta Solusi Holistik

    Masalah Jadwal Sekolah Membebani Keluarga, Hasnah Minta Solusi Holistik

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 464
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Anggota DPRD Kutai Timur, Hasnah mengungkapkan bahwa masalah jadwal sekolah yang panjang tidak hanya mempengaruhi waktu belajar anak-anak tetapi juga memberikan dampak signifikan pada keluarga secara keseluruhan. Dalam pernyataannya, Hasnah menyebutkan bahwa banyak keluarga di daerah ini merasa terbebani secara ekonomi dan sosial karena harus beradaptasi dengan jadwal sekolah yang memakan waktu […]

    Loading

expand_less