Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Eksekutif » Kadis PPKB : Data Stunting Yang Ideal adalah Bisa Dilacak By Name By Address

Kadis PPKB : Data Stunting Yang Ideal adalah Bisa Dilacak By Name By Address

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 25 Jul 2024

Sangatta, POJOKDIGITAL.COM – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DPPKB) Kutai Timur (Kutim) Achmad Junaidi B, menyampaikan pihaknya, tengah menggodok data angka stunting secara internal tim pelaksana TPPS atau Tim Percepatan Penurunan Stunting dan berencana koordinasi dengan menemui tim Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Kesehatan RI di Jakarta bersama tim bidang terkait di Dinkes Kutim, agar memperoleh data by name by address (BNBA) yang diperlukan untuk program penanggulangan stunting di Kutim. Sebelumnya dua hari lalu sudah menyurat secara resmi ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim.

“Data stunting ideal adalah data yang bisa dilacak BNBA, bukan hanya hasil survei acak. Tanpa data yang akurat, program penanggulangan stunting dikhawatirkan tidak tepat sasaran dan hanya akan membuang-buang anggaran,” ujar, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DPPKB) Kutim saat diwawancarai media Etensi.com belum lama ini di ruang kerjanya, Rabu (24/7/2024).

Junaidi menerangkan dampak data stunting yang belum jelas dan akurat bakal menjadi batu sandungan dalam upaya penanggulangan masalah gizi kronis.

“Kami membutuhkan data by name by address untuk pelaksanaan program penanggulangan stunting yang tepat sasaran,” imbuhnya.

Dikatakan Junaidi persoalan data stunting ini muncul dari perbedaan data yang diperoleh dari dua sumber. Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan RI tahun 2023 menunjukkan prevalensi stunting di Kutim mencapai 29 persen, sedangkan rata-rata Kaltim yang sebesar 22,9 persen. Namun, data dari e-PPBGM menunjukkan angka stunting yang lebih rendah, yaitu 16,5 persen di Kabupaten Kutim. Perbedaan ini diperparah dengan tak adanya data BNBA pada data SSGI, sehingga menyulitkan identifikasi anak stunting dan lokasi tempat tinggalnya.

“Kami ingin mengetahui siapa saja anak-anak yang stunting dan di mana mereka tinggal. Dengan data BNBA, kami dapat memberikan intervensi yang lebih terarah dan efektif,” jelas Junaidi sapaan akrabnya.

Disisi lain, orang nomor satu di Dinas PPKB Kutim itu membeberkan beberapa waktu lalu pihaknya melakukan uji petik di dua kecamatan di Kutim menemukan beberapa permasalahan di lapangan. Seperti ada anak yang baru berisiko stunting, bukan stunting. Alat ukur yang digunakan perlu ditera ulang atau rusak.

“Petugas posyandu belum terlatih dengan dalam mengukur dan menimbang anak, kemudian masih banyak balita yang tidak dibawa ke posyandu untuk diukur dan ditimbang,” tambahnya.

Permasalahan ini diyakini Junaidi sebagai salah satu faktor penyebab tingginya angka stunting di Kutim. Oleh karena itu, ia mendorong peningkatan kesadaran masyarakat untuk membawa anak dan ibu hamil ke posyandu. Hal ini membutuhkan inovasi baru dalam program edukasi dan promosi kesehatan.

” Dengan data yang lebih jelas dan program yang tepat sasaran, angka stunting di tanah tuah bumi untung benua dapat diturunkan secara signifikan,” tutupnya.

Senada, Hendery Casanova selalu Teknikal Asisten Satgas PPS Stunting Kabupaten Kutim, menyampaikan sumber data dari SSGI (survey status gizi Indonesia) atau SKI (Survey Kesehatan Indonesia) akhir tahun 2023 prevalensi stunting di kabupaten Kutim sebesar 29 persen.

“Sedangkan data resmi e-EPGM (system elektronik pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat) dari kemenkes RI terakhir bulan April 2024 sebesar 16,5 persen,” jelasnya.

Loading

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketum Terpilih BPD HIPMI Kaltim Sebut Akbar Buchari Layak Jadi Menteri

    Ketum Terpilih BPD HIPMI Kaltim Sebut Akbar Buchari Layak Jadi Menteri

    • calendar_month Sel, 4 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 540
    • 0Komentar

    Samarinda, POJOKDIGITAL.COM – Musyawarah Daerah (Musda) ke-XVII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kalimantan Timur (Kaltim) menetapkan secara aklamasi Andi Adi Wijaya sebagai Ketua Umum untuk masa bakti 2024-2027, bertempat di Hotel Mercure, Samarinda, Jumat (31/5/2024) siang. Proses Musda yang dilanjutkan dengan pelantikan itu berlangsung khidmat. Hadir pada acara pelantikan, Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik, […]

    Loading

  • DPRD Kutim Desak PDAM Tanggapi Keluhan Masyarakat Soal Air Bersih

    DPRD Kutim Desak PDAM Tanggapi Keluhan Masyarakat Soal Air Bersih

    • calendar_month Rab, 19 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 589
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Dalam sebuah reses yang penuh harapan dan keluhan, Wakil Ketua I DPRD Kutai Timur (Kutim), Asti Mazar Bulang, menggarisbawahi masalah mendasar yang masih menghantui masyarakat Kutim, kurangnya akses terhadap air bersih. Saat ini, banyak warga yang terpaksa bergantung pada sumur sebagai sumber utama air karena keterbatasan jaringan dari PDAM Tirta Tuah Benua […]

    Loading

  • Junaidi: Kader dan Penyuluh KB Kutim Harus Jemput Bola Layani Masyarakat

    Junaidi: Kader dan Penyuluh KB Kutim Harus Jemput Bola Layani Masyarakat

    • calendar_month Kam, 18 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 762
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN, POJOKDIGITAL.COM – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutai Timur (Kutim) Achmad Junaidi B berharap para kader dan penyuluh harus mampu jemput bola melayani masyarakat. Karena metode pelayanan saat ini tak bisa lagi menggunakan metode masa lalu. Hal itu sampaikan orang nomor satu di DPPKB Kutim saat memberikan sambutan dalam Bimtek optimalisasi […]

    Loading

  • Kendala Ketersediaan Guru Tambahan Menjadi Tantangan di Kutim

    Kendala Ketersediaan Guru Tambahan Menjadi Tantangan di Kutim

    • calendar_month Sen, 15 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 442
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Masalah ketersediaan guru tambahan menjadi fokus utama yang dibahas oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Leni Angriani, dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di wilayah tersebut. Dalam pernyataannya hari ini, Leni menggarisbawahi bahwa meskipun solusi jangka pendek sangat diperlukan, tantangan yang ada memerlukan proses yang komprehensif. Menurut Leni, kekurangan guru […]

    Loading

  • Proyek Jalan Penghubung KPC Menuai Polemik, DPRD Kutim Mendorong Penyelesaian Cepat

    Proyek Jalan Penghubung KPC Menuai Polemik, DPRD Kutim Mendorong Penyelesaian Cepat

    • calendar_month Rab, 12 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 520
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Pengerjaan proyek jalan penghubung yang dilakukan oleh PT Kaltim Prima Coal (KPC) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) menjadi sorotan di tengah masyarakat Kutai Timur. Proyek yang diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan perekonomian warga mendapat kritik karena tidak sesuai dengan ekspektasi awal. Dalam pertemuan dengan media, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) […]

    Loading

  • Surplus Anggaran Kutim, Tantangan dan Peluang Bagi Pembangunan Masyarakat

    Surplus Anggaran Kutim, Tantangan dan Peluang Bagi Pembangunan Masyarakat

    • calendar_month Jum, 14 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 474
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Sebuah sorotan tajam mengenai keuangan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tengah mengemuka, menyoroti tantangan dan potensi yang terkandung dalam surplus anggaran daerah. Berdasarkan laporan terbaru, terungkap bahwa Kutim menghadapi perbedaan yang signifikan antara target pendapatan yang direncanakan dan realisasinya. “Hal ini memunculkan kekhawatiran akan efektivitas perencanaan anggaran dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah. […]

    Loading

expand_less