Berita Terkini:
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kominfo Kutai Timur » Evaluasi Penanganan Kaki Gajah di Kutim, Petugas Medis Gelar Pemeriksaan Darah Warga Selama Sepuluh Hari

Evaluasi Penanganan Kaki Gajah di Kutim, Petugas Medis Gelar Pemeriksaan Darah Warga Selama Sepuluh Hari

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SANGATTA – Pengambilan sampel darah warga pada malam hari menjadi metode utama yang diterapkan tim kesehatan gabungan saat menyisir sejumlah wilayah sasaran di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) sepanjang 21 hingga 30 September 2026. Langkah pemeriksaan medis tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Brugia Impact Survey (BIS) tahap kedua guna memetakan kondisi terkini penyebaran penyakit filariasis di tengah masyarakat.

Agar proses pengambilan sampel darah di waktu malam tersebut berjalan lancar, pihak Puskesmas setempat terlebih dahulu menyampaikan informasi serta berkoordinasi langsung dengan warga yang menjadi sasaran pemeriksaan. Selama kegiatan berlangsung di lapangan, jajaran Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim turut mendampingi secara langsung tim dari Kementerian Kesehatan serta Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Kepala Dinkes Kutim, Hj. Yuwana Sri Kurniawati, menerangkan bahwa pelaksanaan survei BIS kedua ini sangat krusial untuk mengukur tingkat keberhasilan intervensi medis yang telah berjalan sebelumnya, yakni program Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM). Melalui pengujian sampel di lapangan, pemerintah dapat memastikan apakah mata rantai penularan penyakit tersebut sudah benar-benar terputus atau justru masih ditemukan kasus aktif.

“Kalau masih ada kasus, kita belum bisa menyatakan sudah eliminasi,” jelasnya.

Lebih jauh, Yuwana menilai pemantauan berkala berbasis data riil di lapangan ini akan menjadi tolok ukur utama dalam mengevaluasi kebijakan kesehatan daerah ke depan. Apabila dari hasil survei terukur tersebut ternyata masih terdeteksi adanya indikasi penularan, maka data yang terkumpul akan dijadikan pijakan untuk merumuskan tindak lanjut penanganan, mulai dari memperketat pengawasan medis hingga menggencarkan kembali edukasi pencegahan filariasis kepada warga Kutim.(Adv)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Kutim Buka Kegiatan Pemberian Bantuan Inflasi Dampak Naiknya BBM

    Bupati Kutim Buka Kegiatan Pemberian Bantuan Inflasi Dampak Naiknya BBM

    • calendar_month Minggu, 4 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 571
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman membuka kegiatan lounching pemberian bantuan Inflasi dampak naiknya BBM di Ruang Meranti Kantor Bupati Kutai Timur, Minggu (4/12/2022). Pemberitan bantuan inflasi dampak naiknya bahan bakar minyak (BBM) diberikan kepada ojek online, sopir angkutan umum, tenaga kerja serta pelaku UMKM di Kutim. Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman dalam […]

  • Idham Cholid Ingatkan OPD: Kelompok Rentan Harus Menjadi Prioritas Anggaran

    Idham Cholid Ingatkan OPD: Kelompok Rentan Harus Menjadi Prioritas Anggaran

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pojokdigital.co.id
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Kutai Timur — Seruan untuk menegakkan keadilan dalam pengelolaan anggaran kembali disuarakan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kutai Timur, Idham Cholid, saat menghadiri Forum Group Discussion (FGD) Anggaran Responsif Gender di Hotel Royal Victoria. Di hadapan perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), Idham menekankan bahwa pengelolaan anggaran tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan administratif, […]

  • Antisipasi Dampak Buruk Pencemaran Udara di Sangatta, Dinkes Kutim Keluarkan Empat Poin Imbauan Medis

    Antisipasi Dampak Buruk Pencemaran Udara di Sangatta, Dinkes Kutim Keluarkan Empat Poin Imbauan Medis

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 7
    • 0Komentar

    SANGATTA – Kualitas udara di wilayah Sangatta, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), mengalami penurunan drastis hingga menyentuh level Very Unhealthy atau sangat tidak sehat pada Kamis (17/9/2026). Berdasarkan pantauan dari The Weather Channel, angka Air Quality Index (AQI) atau Indeks Kualitas Udara di kawasan tersebut telah menembus level 209, melonjak cukup signifikan dibandingkan catatan pemantauan Dinas […]

  • Pemkab Kutim Galang Donasi Untuk Gempa Cianjur

    Pemkab Kutim Galang Donasi Untuk Gempa Cianjur

    • calendar_month Selasa, 6 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 602
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Musibah gempa bumi yang terjadi di Cianjur, Jawa Barat pada Senin, 21 November 2022 lalu menjadi perhatian semua pihak.  Tidak terkecuali Gubernur Kalimantan Timur  H. Isran Noor, yang langsung mengeluarkan Surat himbauan terkait Peduli Bencana Gempa Bumi di Cianjur, Jawa Barat. Menindak lanjuti himbauan Gubernur Kalimantan Timur, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman langsung […]

  • Pantau 103 Pekerja Asing di Satu Perusahaan, Disnakertrans Kutim Tegaskan Komitmen Pemberdayaan SDM Lokal

    Pantau 103 Pekerja Asing di Satu Perusahaan, Disnakertrans Kutim Tegaskan Komitmen Pemberdayaan SDM Lokal

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 6
    • 0Komentar

    SANGATTA – Potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi ketenagakerjaan kini menjadi atensi serius Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Guna mencegah hilangnya hak penerimaan daerah, Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan (Disnakertrans) Kutim memperketat pengawasan terhadap kesesuaian data administrasi lokasi kerja Tenaga Kerja Asing (TKA) yang beroperasi di wilayah tersebut. Kepala Disnakertrans Kutim, Sulisman, mengungkapkan […]

  • Kendala Ketersediaan Guru Tambahan Menjadi Fokus Utama DPRD Kutim

    Kendala Ketersediaan Guru Tambahan Menjadi Fokus Utama DPRD Kutim

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 537
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Leni Angriani, menyoroti kendala yang dihadapi dalam memenuhi kebutuhan guru tambahan di wilayah tersebut. Dalam pertemuan yang digelar di gedung DPRD, Leni Angriani mengungkapkan bahwa permintaan akan guru tambahan di sekolah-sekolah di Kutim semakin meningkat, sementara ketersediaan guru masih menjadi masalah utama […]

expand_less