Berita Terkini:
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kominfo Kutai Timur » Susun Program Pendampingan Sesuai Kebutuhan Lapangan, Diskop UMK Kutim Kebut Pendataan 40 Ribu UMKM

Susun Program Pendampingan Sesuai Kebutuhan Lapangan, Diskop UMK Kutim Kebut Pendataan 40 Ribu UMKM

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SANGATTA – Target menghimpun sedikitnya 40.000 data pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ke dalam sistem pangkalan data terpadu pada pertengahan tahun 2027 mendatang kini tengah dipacu oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil (Diskop UMK) Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Langkah pemutakhiran data secara bertahap tersebut dirancang tidak sekadar menghitung kuantitas pengusaha di daerah, melainkan juga mengklasifikasikan secara rinci bidang maupun karakteristik usaha yang digeluti masing-masing warga.

Pemetaan yang terstruktur ini dinilai sangat krusial guna menghindari berulangnya partisipasi pelaku usaha yang sama dalam berbagai agenda pelatihan pemerintah. Tanpa adanya rujukan data yang akurat, penyaluran program pembinaan dikhawatirkan hanya berputar pada kelompok warga tertentu yang memang sudah terbiasa mengikuti kegiatan instansi.

“Jangan sampai pelatihannya itu-itu saja orang-orangnya. Pelatihan pembuatan kerupuk, si A. Pelatihan kerajinan, si A lagi di situ. Karena itu-itu saja yang tertarik,” kata Kepala Diskop UMK Kutim, Marhadin, saat ditemui di ruang kerjanya.

Berbekal latar belakang pengalamannya yang lama berkecimpung di Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Marhadyn menempatkan penguatan pangkalan data sebagai fondasi utama sejak mengemban amanah di instansi tersebut. Menurutnya, setiap langkah intervensi kebijakan pemerintah wajib berpijak pada kelengkapan basis data di lapangan.

Melalui pencatatan berbasis jenis usaha ini, pemerintah daerah nantinya dapat membedakan mana kelompok wirausaha yang sudah pernah tersentuh pembinaan dan mana yang sama sekali belum terjangkau. Di samping memeratakan jangkauan peserta, identifikasi sektor usaha secara spesifik juga memastikan bentuk intervensi maupun pendampingan yang diberikan benar-benar selaras dengan kebutuhan riil pelaku UMKM, sehingga tidak disamaratakan antara satu bidang usaha dengan bidang lainnya.

Semakin luas cakupan pelaku usaha yang terekam di dalam sistem, semakin utuh pula potret kondisi UMKM di Kutai Timur yang dapat dijadikan acuan kerja. Dengan demikian, orientasi program yang dijalankan Diskop UMK Kutim ke depan tidak lagi sekadar mengejar banyaknya jumlah kegiatan, tetapi lebih menitikberatkan pada ketepatan sasaran demi meningkatkan kualitas pelayanan serta daya saing wirausaha lokal.(Adv)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Camat Bengalon Dorong UMKM Lokal Tumbuh Bersama Sektor Pariwisata

    Camat Bengalon Dorong UMKM Lokal Tumbuh Bersama Sektor Pariwisata

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pojokdigital.co.id
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Pemerintah Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), menegaskan komitmennya untuk mendorong pertumbuhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) seiring berkembangnya sektor pariwisata di wilayah tersebut. Camat Bengalon, Permana Lestari, menyatakan bahwa UMKM dan pariwisata memiliki keterkaitan yang saling menguatkan, sehingga pengembangan kedua sektor ini harus berjalan beriringan. “UMKM kita banyak, salah […]

  • Nanas Madu Himba Lestari Jadi Produk Unggulan Batu Ampar, Siap Tembus Pasar Lebih Luas

    Nanas Madu Himba Lestari Jadi Produk Unggulan Batu Ampar, Siap Tembus Pasar Lebih Luas

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pojokdigital.co.id
    • visibility 383
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Produk nanas madu dari Desa Himba Lestari, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), kini tengah menjadi sorotan sebagai salah satu komoditas unggulan daerah. Camat Batu Ampar, Suriansyah, menyebutkan bahwa kualitas nanas madu dari wilayah ini sangat baik dan memiliki potensi ekonomi tinggi. Namun, pengembangan perkebunan masih menghadapi kendala serius karena sebagian […]

  • Kasus ISPA di Sangatta Mulai Meningkat Akibat Asap, Dinkes Kutim Siagakan 101.250 Masker Gratis

    Kasus ISPA di Sangatta Mulai Meningkat Akibat Asap, Dinkes Kutim Siagakan 101.250 Masker Gratis

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 6
    • 0Komentar

    SANGATTA – Peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang mulai terdeteksi di wilayah Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan menyusul munculnya paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kini mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Selain kedua kecamatan tersebut, warga yang bermukim di kawasan lain yang turut dilanda titik api juga diminta untuk memperketat […]

  • Serapan Tenaga Kerja Disabilitas Belum Terdata, Disnakertrans Kutim Tunggu Laporan Perusahaan

    Serapan Tenaga Kerja Disabilitas Belum Terdata, Disnakertrans Kutim Tunggu Laporan Perusahaan

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 6
    • 0Komentar

    SANGATTA – Sektor administrasi dan pertanggungjawaban dinilai menjadi posisi paling ideal serta aman bagi penyerapan tenaga kerja penyandang disabilitas di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Pemetaan bidang kerja yang minim aktivitas fisik ini menjadi solusi konkret mengingat mayoritas operasional perusahaan di wilayah tersebut berada di lapangan terbuka yang sarat akan risiko keselamatan. Kepala Dinas Transmigrasi dan […]

  • Proses Penganggaran Tahun 2024 di Kutim Terhambat, Masyarakat Dapil V Kecewa Akibat Pengalihan Dana ke Dapil II

    Proses Penganggaran Tahun 2024 di Kutim Terhambat, Masyarakat Dapil V Kecewa Akibat Pengalihan Dana ke Dapil II

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 594
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Proses penganggaran tahun 2024 di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tengah menghadapi berbagai kendala, yang menyebabkan ketidakpuasan masyarakat terutama di Daerah Pemilihan (Dapil) V. Salah satu isu utama yang mencuat adalah pengalihan dana aspirasi yang seharusnya dialokasikan untuk kebutuhan pendidikan di Dapil V, namun malah disalurkan ke Dapil II. Hal ini memicu kekecewaan […]

  • Novel: Penerimaan Calon Penerima Beasiswa Sesuai Aturan

    Novel: Penerimaan Calon Penerima Beasiswa Sesuai Aturan

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 504
    • 0Komentar

    SANGATTA, ETENSI.COM – Anggota DPRD Kutai Timur, Novel menegaskan pentingnya menjalankan program penerimaan calon penerima beasiswa sesuai dengan aturan yang berlaku. Dalam sebuah pernyataan baru-baru ini, Novel mengungkapkan keyakinannya bahwa jika program ini dapat dijalankan dan dipertanggungjawabkan dengan baik, seluruh anggota DPRD akan sepakat untuk mendukungnya. Novel menggarisbawahi bahwa keberhasilan program beasiswa tidak hanya tergantung […]

expand_less