Kutim Siap Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis, Sekolah Mulai Jalankan Standar Baru
- account_circle Redaksi Pojokdigital.co.id
- calendar_month Kam, 13 Nov 2025

Kutai Timur — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah pusat mulai diterapkan di berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Kutai Timur.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim, Mulyono, menyampaikan bahwa pelaksanaan program ini berada di bawah koordinasi langsung Badan Gizi Nasional (BGN), sementara pemerintah daerah berperan memastikan kesiapan data serta pelaksanaan teknis di lapangan.
Mulyono menegaskan bahwa MBG bukan sekadar kegiatan pemberian makanan harian, tetapi merupakan program nasional yang diatur melalui standar gizi khusus.
Kutai Timur, kata dia, mengambil bagian secara aktif melalui pendataan siswa, verifikasi jumlah penerima, serta koordinasi dengan pihak penyedia bahan makanan.
“Pemda berfokus pada pendataan dan supervisi. Seluruh pengelolaan teknis berada di bawah BGN. Tugas kami memastikan seluruh sekolah siap menjalankan program ini,” jelasnya.
Ia menerangkan bahwa mekanisme pelaksanaan dilakukan melalui dapur yang dikelola mitra atau yayasan yang telah ditunjuk. Dari dapur tersebut, makanan disiapkan dan didistribusikan setiap hari ke sekolah-sekolah sesuai kebutuhan.
Untuk menjaga kualitas, pemerintah daerah menyiapkan sistem komunikasi dan pemantauan terpadu, sehingga setiap makanan yang diterima siswa tetap memenuhi standar kebersihan dan nilai gizi yang ditetapkan.
“Kami ingin memastikan tidak ada masalah di lapangan. Makanan yang diberikan harus sehat, aman, dan benar-benar layak dikonsumsi,” tegasnya.
Lebih jauh, program MBG diharapkan mampu berkontribusi pada penurunan angka stunting sekaligus meningkatkan fokus belajar siswa. Mulyono menilai keterlibatan guru, orang tua, serta pihak sekolah sangat penting agar manfaat program dapat dirasakan secara optimal.
“Ini program besar dengan dampak jangka panjang. Jika dijalankan secara konsisten, anak-anak kita akan mendapatkan asupan yang baik setiap hari. Harapan kami, Kutai Timur bisa menjadi daerah percontohan dalam pelaksanaan MBG,” tutupnya.ADV
![]()
- Penulis: Redaksi Pojokdigital.co.id

