Berita Terkini:
Trending Tags
Beranda » Kabar Parlemen » DPRD Kutim Perketat Pengawasan Proyek Pembangunan Demi Transparansi Anggaran

DPRD Kutim Perketat Pengawasan Proyek Pembangunan Demi Transparansi Anggaran

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
  • print Cetak

SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM — DPRD Kutai Timur (Kutim) kembali menegaskan komitmennya untuk memastikan pelaksanaan proyek pembangunan di wilayah Kutim berjalan sesuai rencana dan anggaran yang telah ditetapkan.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran daerah serta memastikan bahwa setiap proyek memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.

Wakil Ketua I DPRD Kutim, Asti Mazar menyampaikan bahwa pengawasan yang ketat terhadap kinerja kontraktor dan dinas terkait merupakan prioritas utama saat ini. “Kami telah mengimplementasikan berbagai mekanisme pengawasan yang efektif guna memastikan bahwa proyek-proyek pembangunan berjalan lancar dan sesuai dengan standar yang ditetapkan,” ujarnya.

Salah satu strategi utama yang diterapkan adalah melalui rapat dan koordinasi rutin dengan pihak kontraktor dan dinas terkait. Dalam rapat ini, kontraktor diminta untuk secara terperinci melaporkan progres pekerjaan, hambatan yang dihadapi, serta langkah-langkah yang telah diambil untuk mengatasi masalah tersebut. Hal ini memungkinkan DPRD Kutim untuk memonitor perkembangan proyek secara langsung dan memberikan arahan yang dibutuhkan sesuai dengan kebutuhan lapangan.

Tak hanya itu, DPRD juga aktif melakukan kunjungan lapangan secara berkala ke lokasi proyek. Dengan melakukan kunjungan ini, mereka dapat memastikan bahwa pelaksanaan proyek sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan serta memonitor kualitas hasil pekerjaan yang dihasilkan.

“Kunjungan lapangan memberikan gambaran langsung kepada kami tentang bagaimana proyek-proyek tersebut dikerjakan. Ini juga memungkinkan kami untuk bertindak cepat jika ada masalah atau ketidaksesuaian yang ditemukan,” tambah Asti.

Evaluasi berkala juga menjadi bagian penting dari proses pengawasan ini. DPRD Kutim mengandalkan laporan rutin dari dinas terkait yang mencakup penggunaan anggaran, pencapaian target waktu, dan evaluasi kualitas hasil pekerjaan.

Berdasarkan laporan ini, DPRD dapat mengevaluasi kinerja kontraktor dan dinas terkait secara menyeluruh untuk memastikan bahwa semua tahapan proyek berjalan efisien dan sesuai dengan rencana yang telah disepakati.

Selain mekanisme internal yang diterapkan, DPRD Kutim juga memperkuat partisipasi publik dengan membuka saluran pengaduan khusus bagi masyarakat. Pengaduan ini tidak hanya diterima dan ditindaklanjuti dengan serius, tetapi juga merupakan langkah proaktif untuk memastikan bahwa kekhawatiran atau masukan dari masyarakat seputar pelaksanaan proyek dapat direspons dengan baik dan transparan.

“Dengan adanya mekanisme pengawasan yang terstruktur dan partisipasi aktif dari masyarakat, DPRD Kutim berkomitmen untuk menjaga integritas dan kualitas dari setiap proyek pembangunan yang dilaksanakan di daerah ini,” tegas Asti.

Langkah-langkah ini tidak hanya bertujuan untuk memastikan efisiensi dan efektivitas penggunaan anggaran publik, tetapi juga untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah dalam mengelola pembangunan infrastruktur yang mendorong pertumbuhan dan kesejahteraan lokal.

Dengan demikian, DPRD Kutai Timur terus mengambil langkah-langkah strategis untuk meningkatkan pengawasan dan akuntabilitas dalam setiap aspek pembangunan, sebagai bagian dari komitmen mereka untuk mewujudkan visi pembangunan berkelanjutan dan berdaya guna bagi semua warga Kutim. (Adv/*)

Loading

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dampak Konflik Hubungan Industrial di Kutim, Yan Sebut DPRD Hanya Berperan sebagai Fasilitator

    Dampak Konflik Hubungan Industrial di Kutim, Yan Sebut DPRD Hanya Berperan sebagai Fasilitator

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 414
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Yan Ipui menegaskan bahwa DPRD tidak memiliki kapasitas untuk menentukan siapa yang benar atau salah dalam konflik hubungan industrial. Menurutnya, keputusan akhir mengenai hal tersebut harus ditentukan oleh pengadilan. “DPRD tidak memiliki wewenang untuk memutuskan siapa yang benar atau salah dalam konflik ini. Keputusan tersebut merupakan ranah […]

    Loading

  • DP3A Kutim Ingatkan OPD: Anggaran 2026 Ketat, Prioritas Harus Lebih Tepat Sasaran

    DP3A Kutim Ingatkan OPD: Anggaran 2026 Ketat, Prioritas Harus Lebih Tepat Sasaran

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pojokdigital.co.id
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur mulai bersiap menghadapi ketatnya kondisi fiskal tahun anggaran 2026. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kutim, Idham Cholid, menegaskan bahwa seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) harus lebih cermat dalam menyusun rencana belanja agar anggaran yang terbatas dapat digunakan secara optimal. Pesan tersebut disampaikan Idham dalam Forum […]

    Loading

  • Percepatan Pemekaran Wilayah di Kutim, Jimmy: Mengantisipasi Perubahan Signifikan untuk Pembangunan Masa Depan

    Percepatan Pemekaran Wilayah di Kutim, Jimmy: Mengantisipasi Perubahan Signifikan untuk Pembangunan Masa Depan

    • calendar_month Rabu, 12 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 483
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Pembahasan tentang percepatan pemekaran wilayah di Kutai Timur (Kutim) menjadi sorotan utama dalam upaya memahami dan mengantisipasi perubahan signifikan yang tengah berlangsung di wilayah tersebut. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim, Jimmy menyoroti pentingnya pemekaran wilayah bukan hanya sebagai masalah administratif semata, tetapi juga sebagai bagian integral dari perencanaan pembangunan ke […]

    Loading

  • Kendala Ketersediaan Guru Tambahan Menjadi Fokus Utama DPRD Kutim

    Kendala Ketersediaan Guru Tambahan Menjadi Fokus Utama DPRD Kutim

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 464
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Leni Angriani, menyoroti kendala yang dihadapi dalam memenuhi kebutuhan guru tambahan di wilayah tersebut. Dalam pertemuan yang digelar di gedung DPRD, Leni Angriani mengungkapkan bahwa permintaan akan guru tambahan di sekolah-sekolah di Kutim semakin meningkat, sementara ketersediaan guru masih menjadi masalah utama […]

    Loading

  • Fraksi Demokrat Minta Evaluasi Tuntas terhadap Kinerja BUMD untuk Optimalisasi Pendapatan Daerah

    Fraksi Demokrat Minta Evaluasi Tuntas terhadap Kinerja BUMD untuk Optimalisasi Pendapatan Daerah

    • calendar_month Jumat, 14 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 467
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Fraksi Partai Demokrat DPRD Kutai Timur (Kutim) mengeluarkan pernyataan yang mendesak untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) guna meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Hal ini mengemuka setelah realisasi PAD pada tahun 2023 menunjukkan angka yang dianggap kurang optimal oleh anggota fraksi ini. Muhammad Amin, anggota Fraksi Partai […]

    Loading

  • Kebutuhan Terus Bertambah, Disdik Kutim Pastikan Pembangunan Infrastruktur Pendidikan Tak Pernah Terhenti

    Kebutuhan Terus Bertambah, Disdik Kutim Pastikan Pembangunan Infrastruktur Pendidikan Tak Pernah Terhenti

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pojokdigital.co.id
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Kutai Timur dipastikan akan terus berjalan tanpa henti. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur, Mulyono, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur pendidikan merupakan proses berkelanjutan yang tidak bisa dianggap selesai hanya karena kondisi saat ini terlihat memadai. Mulyono menjelaskan bahwa meskipun sebagian besar sekolah di Kutim […]

    Loading

expand_less