Berita Terkini:
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Eksekutif » Hadiri Puncak Harganas ke-31 di Semarang, Kepala DPPKB Kutim: Siap Wujudkan Indonesia Emas 2045

Hadiri Puncak Harganas ke-31 di Semarang, Kepala DPPKB Kutim: Siap Wujudkan Indonesia Emas 2045

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 29 Jun 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SEMARANG – Puncak Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 di Semarang berlangsung meriah. Kegiatan itu tidak hanya dihadiri oleh ribuan tamu undangan secara luring, tetapi juga 10 ribu penonton secara daring di seluruh tanah air. Begitu pula Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutai Timur (Kutim) Achmad Junaidi B mewakili Bupati (Kutim) beserta rombongan turut hadiri langsung dalam acara puncak Harganas tersebut.

Saat ditemui awak media di sela-sela acara, kepala DPPKB Achmad Junaidi menyampaikan Harganas diperingati setiap tanggal 29 Juni. Untuk acara Hargnas ke 31 kali ini digelar di Semarang dan menjadi momentum yang luar biasa. Pasalnya selain bersilaturahmi antar perangkat daerah juga menyatukan persepsi Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) mendukung Indonesia emas 2045.

“Setelah kegiatan nasional ini, ada lanjutannya yakni kegiatan Harganas tingkat provinsi dan kabupaten,” ujarnya didampingi Wakil Ketua TP-PKK Kutim Tirah Satirani Kasmidi Bulang, Plt Sekretaris DPPKB Kutim Mustika, Kabid Kesejahteraan Keluarga DPPKB Anik Saida, Kabid Dalduk Herliana dan Penata Kependudukan Keluarga Berencana DPPKB BB Partomuan.

Jadi, segala kegiatan yang digelar pada tingkat nasional ini menjadi tolok ukur di daerah-daerah. Sehingga terwujud pemahaman bersama dalam melaksanakan Harganas di tingkat provinsi dan tingkat kabupaten. Harganas tingkat provinsi Kaltim bakal gelar di Kota Bontang dan tingkat kabupaten diperkirakan dihelat pada bulan Oktober atau November nanti.

“Dalam rangkaian Harganas ke 31, kami telah mengirim penyuluh non PNS dan PNS dari Kutim mewakili Kaltim di grand final apresiasi tenaga lini lapangan terbaik. Sudah berjalan beberapa hari lalu sebelum puncak acara ini,” ungkapnya.

Sedangkan di acara puncak Harganas ke 31, selain hadir bersama seluruh kepala bidang DPPKB dan para penyuluh lapangan, pihaknya melalui mitranya yakni UPPKA ikut bergabung di stan Kaltimtara dengan mengelar dagang, sebagai bentuk partisipasi Harganas tingkat nasional.

“Setelah kembali kami bakal mengimplementasikan tugas pokok dan fungsi DPPKB sesuai arahan Menko PMK,” tegas Junaidi yang mengenakan baju batik motif Ceplok Kupu Sejoli.

Sekadar diketahui, puncak Harganas dibuka Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mewakili Presiden RI, Joko Widodo di lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, Sabtu (29/6/2024). Harganas tahun ini mengusung tema “Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas”. Tema itu sejalan dengan visi dan misi BKKBN dalam mewujudkan keluarga Indonesia yang memiliki kualitas dan mumpuni.

Pada kesempatan itu Menko PMK, Muhadjir Effendy mengatakan, negara ini telah mengalami puncak bonus demografi yang belum waktunya. Karena berdasarkan perhitungan, baru akan terjadi pada tahun 2030 dan tahun 2035, bakal mengalami exchange population.

“Kerja keras masih perlu dilakukan untuk menyiapkan generasi z dan genenasi alfa untuk memasuki Indonesia Emas 2045. Kerja keras juga masih diperlukan untuk menyiapkan keluarga berkualitas, memiliki daya saing dan memiliki ketahanan yang kokoh menjadi tanggungjawab kita bersama,” terangnya.

Dikatakannya, untuk membangun keluarga yang tangguh dan berkualitas dibutuhkan kasih dan sayang dari anggota keluarga.

“Tanpa kasih dan sayang dari anggota keluarga, maka tidak mungkin terbangun keluarga yang kokoh,” jelasnya.

Sementara Kepala BKKBN RI, Hasto Wardoyo menyampaikan untuk membangun sebuah bangsa dimulai dari keluarga. Menurutnya, faktor yang menentukan kualitas keluarga ditentukan oleh ketentraman, kemandirian dan kebahagiaan.

“Kemandirian angkanya terendah, ketentraman angkanya 59 dan tertinggi adalah kebahagiaan, angkanya adalah 71,86. Ini menunjukkan bahwa keluarga di Indonesia meski belum punya kemandirian yang baik tapi bahagia,” ungkapnya.(*)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kutim Perkuat Pendataan Anak Tidak Sekolah, Ribuan Data Telah Terverifikasi

    Kutim Perkuat Pendataan Anak Tidak Sekolah, Ribuan Data Telah Terverifikasi

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pojokdigital.co.id
    • visibility 482
    • 0Komentar

    Kutai Timur — Upaya memperbaiki akurasi data Anak Tidak Sekolah (ATS) terus digenjot Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur. Proses verifikasi dilakukan secara intensif untuk memastikan data yang bersumber dari Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Sekretaris Disdikbud Kutim, Irma Yudiwa, menjelaskan bahwa data ATS bersifat sangat […]

  • Asti Mazar Mendorong Sinergi untuk Capai Target Penanganan Stunting di Kutai Timur

    Asti Mazar Mendorong Sinergi untuk Capai Target Penanganan Stunting di Kutai Timur

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 490
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Wakil Ketua I DPRD Kutai Timur (Kutim), Asti Mazar, menggarisbawahi pentingnya koordinasi yang efektif dalam upaya mencapai target nasional penanganan stunting sebesar 14 persen. Dalam pernyataannya, Asti menegaskan bahwa keberhasilan dalam mengatasi stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak termasuk instansi kesehatan, lembaga pendidikan, dan […]

  • Jimmy Dorong Kepastian Hukum dan Regulasi Tegas dalam Pemekaran Wilayah Kutim

    Jimmy Dorong Kepastian Hukum dan Regulasi Tegas dalam Pemekaran Wilayah Kutim

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 488
    • 0Komentar

    SANGATTA, ETENAI.COM – Dalam upaya mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di Kutai Timur (Kutim), Anggota DPRD Kutim, Jimmy mengemukakan urgensi regulasi yang jelas dan kepastian hukum dalam proses pemekaran wilayah. Melalui pernyataannya yang penuh semangat, Jimmy menggarisbawahi bahwa pemekaran wilayah bukan sekadar pemindahan batas administratif, tetapi sebuah langkah strategis yang harus diiringi dengan […]

  • PDAM Bengalon Perluas Layanan Air Bersih, Sumber Air Sepaso Jadi Andalan

    PDAM Bengalon Perluas Layanan Air Bersih, Sumber Air Sepaso Jadi Andalan

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pojokdigital.co.id
    • visibility 415
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Pemerintah Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), menegaskan upaya peningkatan layanan air bersih di wilayahnya. Camat Bengalon, Permana Lestari, menyampaikan bahwa PDAM telah menjangkau sebagian besar desa, sementara beberapa sumber air baru juga mulai dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. “Air bersih di Bengalon sudah cukup baik. Bahkan di Desa Sepaso Barat, sumber […]

  • Pangkas Jarak Koordinasi Penanganan Titik Api, Camat Sangatta Utara Bentuk Posko Karhutla Mandiri

    Pangkas Jarak Koordinasi Penanganan Titik Api, Camat Sangatta Utara Bentuk Posko Karhutla Mandiri

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 15
    • 0Komentar

    SANGATTA – Karakteristik lahan gambut yang rentan terbakar berulang kali saat lapisan tanah bagian bawah mengering di musim kemarau memicu kewaspadaan ekstra di wilayah Kecamatan Sangatta Utara. Guna mencegah meluasnya titik api, tim gabungan bersama unsur relawan kini rutin menggelar patroli serta pemantauan intensif pada setiap malam hari. Operasional pengawasan malam tersebut dikendalikan langsung dari […]

  • Kemkomdigi Dorong Ketahanan Pangan dengan Transformasi Pertanian Digital: Produktivitas Naik, Biaya Turun 50%

    Kemkomdigi Dorong Ketahanan Pangan dengan Transformasi Pertanian Digital: Produktivitas Naik, Biaya Turun 50%

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 437
    • 0Komentar

    SRAGEN – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) secara agresif meluncurkan program Tani Digital sebagai upaya mentransformasi sektor pertanian Indonesia menuju era teknologi dan data, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. Pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) dan Kecerdasan Artifisial (AI) menjadi pilar utama program ini, yang diklaim mampu meningkatkan efisiensi dan kesejahteraan petani. Menteri Komunikasi dan […]

expand_less