Berita Terkini:
Trending Tags
Beranda » Berita Eksekutif » Percepatan Penurunan Stunting, 150 Kader Kampung KB dan IMP Kutim Diberi Bimtek

Percepatan Penurunan Stunting, 150 Kader Kampung KB dan IMP Kutim Diberi Bimtek

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
  • print Cetak

BALIKPAPAN, POJOKDIGITAL.COM – 105 peserta diantaranya 35 peserta dari Kader Kampung Keluarga Berkualitas (KB)dan 70 kader Institusi masyarakat Pedesaan (IMP) yakni Kader Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) dan Sub PPKBD diberi bimbingan teknis (Bimtek) oleh Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutai Timur (Kutim).

Untuk Bimtek kader kampung KB bertema “Penguatan dan Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Kampung Keluarga Berkualitas Dalam Rangka Penurunan Angka Stunting Kader Kampung Keluarga Berkualitas”. Sedangkan untuk kader IMP bimtek dengan tema “Optimalisasi Peran Kader IMP, PPKBD dan sub PPKBD Dalam Capaian Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting. Dua bimtek tersebut berlangsung di hotel Golden Tulip Balikpapan, selama dua hari dari Kamis (18/7/2024) sampai dengan Jum’at (19/7/2024). Dengan narasumber dari perwakilan BKKBN Kaltim.

Saat membuka Bimtek, Asisten Pemkesra Poniso Suryo Renggono mewakili Bupati Kutim mengatakan program kampung Keluarga Berkualitas (KB) pada 2016 telah di canangkan oleh Presiden RI secara serentak di seluruh desa di indonesia. Begitu juga di kabupaten Kutim dilaksanakan pembentukan kampung KB secara bertahap sejumlah 34 kampung KB yang di mulai tahun 2016 sampai dengan 2018 di 18 kecamatan dan tahun 2024 telah terbentuk 113 kampung KB.

“Pembentukan kampung KB dengan kreteria khusus kala itu mengutamakan kreteria suatu wilayah pilihan dengan jumlah kepala keluarga miskin, wilayah kumuh, wilayah terisolir, wilayah di perbatasan, wilayah pesisir, kepadatan penduduk, pencapaian kesertaan KB. Kreteria yang bertujuan untuk memajukan daerah atau wilayah yang tertingal yang bersifat kuantitas. Kurang dari tujuh tahun kampung KB berjalan terbit Inpres No 3 Tahun 2022, paradigma kampung keluarga berencana menjadi kampung keluarga berkualitas,” urainya.

Hal ini dikarenakan belum maksimalnya program dan kegiatan tersebut, hanya beberapa perangkat daerah dan perusahaan yang berperan dan terintegrasi kegiatannya di kampung KB tersebut. Dengan adanya Inpres No 3 Tahun 2022 maka peran aktif dari seluruh pihak perangkat daerah mitra kerja, CSR dan LSM akan lebih optimal dukungannya. Karena program kampung KB berorientasi keluarga yaitu keluarga yang tentram, mandiri dan bahagia sesuai dengan indeks pembangunan keluarga. lebih meningkatkan SDM keluarga dan masyarakat.

“Kampung KB merupakan pendekatan pembangunan di tingkat desa dan kelurahan yang dilakukan secara terintegrasi dan konvergensi di dalam penyelenggaraan pemberdayaan dan penguatan institusi keluarga. Dengan keterpaduan integrasi dan konvergensi kegiatan optimalisasi penyelenggaraan kegiatan di kampung KB melalui kerjasama 13 kemitraan kementrian atau kelembagaan, tingkatan provinsi sampai pada kabupaten dapat bermanfaat dan berhasil guna,” ujarnya.

Di dalam pembangunan ketahanan keluarga yang utuh sesuai dimensi kehidupan dan kebahagian semua pihak perlu memperhatikan penyusunan gizi, kualitas sanitasi, kualitas lingkungan, aksara penduduk, kesehatan keluarga sampai pada terjaganya sumber pendapatan keluarga. Program dan kegiatan dari BKKBN ini di rumuskan menjadi satu kesatuan yang implementasinya bermuara ke desa atau kelurahan yaitu di kampung KB.

“Sesuai dengan amanat inpres tersebut nantinya setiap kelurahan dan desa membentuk kampung KB, agar tersedia rumah data kependudukan yaitu sekretariat yang memiliki bank data lengkap dengan mengelola data potensi desa sebagai data pendukung pembangunan desa kelurahan yang dapat di akses untuk semua pihak yang membutuhkan. Kemudian pelaksanaan dapur sehat atasi stunting, dengan tujuan meningkatkan kuantitas gizi masyarakat melalui optimalisasi sumber daya pangan lokal dalam rangka mempercepat upaya penurunan stunting di tingkat desa atau kelurahan,” tuturnya.

Ia berharap dengan adanya inpres No 3 Tahun 2022 ini nanti secara berkelanjutan dapat meningkatkan sumber daya manusia, keluarga dan masyarakat di Kutim menjadi kuat. Serta program kampung keluarga berkualitas dapat mempercepat pembangunan keluarga dan masyarakat di Kutim melalui sinergi di semua program kegiatan kementrian atau lembaga dan pada organisasi pemerintah daerah yang bermitra. Tentunya dukungan dan kerjasama dari pemerintah desa melalui dinas pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan desa.

“Semoga kegiatan bimtek ini dapat di jadikan program strategi untuk pelaksanaan kegiatan kegiatan pembangunan sumber daya manusia di tingkat desa dan kelurahan,”pungkasnya dihadapan Kepala DPPKB Achmad Junaidi B, Penata Kependudukan Keluarga Berencana Dinas PPKB Kutim H B B Partomuan, Penata Kependudukan Keluarga Berencana La Beti, perwakilan BKKBN Kaltim Maya Hamzah, Lurah Singa Geweh Suprianto dan seluruh peserta bimtek

Sementara itu, Kepala DPPKB Achmad Junaidi B, mengutarakan bimtek ini dihadiri 105 Peserta diantaranya 35 Peserta dari Kader Kampung Keluarga Berencana dan 70 Kader Institusi Masyarakat Pedesaan.

“Semoga bimbingan teknis ini dapat membuka wawasan kita dan menjadikan diri kita lebih berkualitas,” singkatnya.

Loading

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yan Ipui Tekankan Perlunya Mediasi Efektif dalam Sengketa Ketenagakerjaan di Kutim

    Yan Ipui Tekankan Perlunya Mediasi Efektif dalam Sengketa Ketenagakerjaan di Kutim

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 495
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Yan Ipui menekankan pentingnya mediasi yang efektif dan dialog intensif dalam penyelesaian sengketa ketenagakerjaan yang saat ini terjadi antara karyawan dan manajemen sebuah perusahaan di Kutim. Meski Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kutim telah berupaya keras menyelesaikan masalah ini dengan memberikan anjuran berdasarkan telaah hukum yang mendalam, […]

    Loading

  • DPRD Kutim Soroti Permasalahan Zonasi yang Berdampak pada Seleksi Sekolah

    DPRD Kutim Soroti Permasalahan Zonasi yang Berdampak pada Seleksi Sekolah

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 472
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Leni Angriani, menyoroti permasalahan zonasi yang menyebabkan banyak siswa tidak lulus seleksi masuk ke sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah kejuruan (SMK), maupun sekolah menengah atas (SMA). Leni mengungkapkan bahwa lebih dari 20 orang tua telah menghubunginya karena anak-anak mereka tidak berhasil masuk ke […]

    Loading

  • DPRD Kutim Kembangkan Regulasi Penting untuk Pondok Pesantren

    DPRD Kutim Kembangkan Regulasi Penting untuk Pondok Pesantren

    • calendar_month Rabu, 12 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 488
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim) tengah giat menggarap inisiatif penting terkait regulasi pondok pesantren. Anggota DPRD Kutim, Agusriansyah Ridwan, menyoroti urgensi langkah ini karena peran penting pondok pesantren dalam pembangunan pendidikan agama dan sosial masyarakat. “Kehadiran peraturan yang tegas akan memastikan pondok pesantren beroperasi dengan teratur, memberikan manfaat maksimal […]

    Loading

  • Novel: Pentingnya Penyaluran Uang Rakyat dengan Tepat di Kutai Timur

    Novel: Pentingnya Penyaluran Uang Rakyat dengan Tepat di Kutai Timur

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 427
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), dr Novel, menekankan pentingnya penyaluran uang rakyat yang tepat sasaran dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Dalam sebuah pernyataan terbaru, dr Novel menyoroti bahwa dana publik harus disalurkan kepada anak-anak Kutai Timur yang benar-benar membutuhkan, tanpa ada campur tangan kepentingan pribadi atau golongan tertentu. “Transparansi dan akuntabilitas […]

    Loading

  • Perda Keolahragaan Disahkan, Atlet Disabilitas Kini Dapat Hak Setara di Kutim

    Perda Keolahragaan Disahkan, Atlet Disabilitas Kini Dapat Hak Setara di Kutim

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 208
    • 0Komentar

    SANGATTA – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini memiliki pijakan hukum yang kokoh untuk merevolusi dunia olahraganya. Dalam Rapat Paripurna ke-XXI Masa Sidang III Tahun 2025/2026, Rabu (6/5/2026), DPRD Kutim resmi mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Pengesahan ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan sebuah pernyataan sikap bahwa Kutai Timur […]

    Loading

  • Pelantikan 136 Kepala Desa, Arfan Sebut Kesempatan Emas untuk Menunaikan Janji Politik

    Pelantikan 136 Kepala Desa, Arfan Sebut Kesempatan Emas untuk Menunaikan Janji Politik

    • calendar_month Minggu, 30 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 457
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Sebanyak 136 kepala desa di Kutai Timur (Kutim) baru-baru ini menghadiri acara pelantikan yang menandai perpanjangan masa jabatan mereka hingga delapan tahun ke depan. Upacara pelantikan ini berlangsung meriah di Gedung Serba Guna (GSG) Area Perkantoran Bukit Pelangi Sangatta, Kutim. Wakil Ketua DPRD Kutim, H Arfan, menyampaikan ucapan selamat kepada para kepala […]

    Loading

expand_less