Berita Terkini:
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial » Kutim Tingkatkan Kualitas SDM Pendidikan Lewat Beasiswa dan Penguatan Guru

Kutim Tingkatkan Kualitas SDM Pendidikan Lewat Beasiswa dan Penguatan Guru

  • account_circle Redaksi Pojokdigital.co.id
  • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kutai Timur — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur terus memperkuat sektor pendidikan sebagai upaya jangka panjang meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Fokus ini diwujudkan melalui perluasan akses pendidikan tinggi bagi siswa serta peningkatan kompetensi tenaga pendidik di seluruh wilayah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim, Mulyono, menjelaskan bahwa program beasiswa kuliah masih menjadi salah satu prioritas daerah. Kesempatan ini diberikan bagi lulusan SMA yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Bahkan, sejumlah pelajar Kutim telah berhasil menembus kampus ternama nasional seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), hingga Institut Teknologi Bandung (ITB).

“Kami ingin anak-anak Kutai Timur punya kesempatan yang sama untuk maju,” ujar Mulyono.

Tidak hanya menyiapkan generasi muda, Disdikbud juga mendorong peningkatan kompetensi guru. Ratusan pendidik telah difasilitasi untuk menyelesaikan pendidikan Strata 1 dan Strata 2 sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas.

Lebih lanjut, Mulyono menyebut pemerintah sedang menyiapkan lebih dari 300 guru inklusi untuk ditempatkan di berbagai sekolah guna memberikan layanan pendidikan yang merata, khususnya bagi anak berkebutuhan khusus.

“Kami ingin setiap sekolah memiliki guru inklusi agar semua anak bisa terlayani,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah turut memperkuat pendidikan agama melalui program guru ngaji dan berbagai kegiatan pembelajaran keagamaan yang melibatkan sekolah hingga pemerintah desa. Mulyono menegaskan bahwa seluruh program ini merupakan investasi penting bagi masa depan.

“SDM adalah kunci masa depan. Ini investasi penting bagi Kutai Timur,” tutupnya.ADV

Loading

  • Penulis: Redaksi Pojokdigital.co.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Kutim Mendorong Reformasi Regulasi Daerah melalui Perda Inovatif

    DPRD Kutim Mendorong Reformasi Regulasi Daerah melalui Perda Inovatif

    • calendar_month Rabu, 12 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 532
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, DPRD Kutai Timur (Kutim) menunjukkan komitmen tinggi dalam proses pembahasan Peraturan Daerah (Perda). Agusriansyah Ridwan, salah satu anggota DPRD Kutim yang sangat aktif dalam proses ini, menegaskan pentingnya pendekatan inovatif dan evaluasi berkala dalam merumuskan Perda yang benar-benar efektif dan relevan […]

    Loading

  • Dinsos Kutim Tepis Data Kemiskinan yang Dirilis Pemerintah Pusat

    Dinsos Kutim Tepis Data Kemiskinan yang Dirilis Pemerintah Pusat

    • calendar_month Jumat, 2 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • visibility 527
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menjadi salah satu daerah yang memiliki angka kemiskinan ekstrem. Hal tersebut berdasarkan data yang dirilis oleh pemerintah pusat terkait angka kemiskinan. Menanggapi hal tersebut, Dinas Sosial (Dinsos) menepis data yang disampaikan pemerintah pusat soal angka kemiskinan yang tinggi di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Kabag Pemberdayaan Sosial Dinsos Kutim, […]

    Loading

  • Asti: Pendirian LPAI sebagai Tonggak Penting dalam Perlindungan Anak di Kutai Timur

    Asti: Pendirian LPAI sebagai Tonggak Penting dalam Perlindungan Anak di Kutai Timur

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 568
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Asti Mazar dari DPRD Kutai Timur (Kutim) mengangkat isu pentingnya mendirikan Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) sebagai langkah strategis untuk meningkatkan perlindungan anak-anak di daerah ini. Dalam sebuah pernyataan, Asti menegaskan bahwa kehadiran LPAI akan menjadi tonggak penting dalam upaya melindungi hak-hak anak dan memberikan mereka lingkungan yang aman dan mendukung. “Pendirian […]

    Loading

  • Kutim Bagikan Seragam Gratis untuk PAUD hingga SMP, Sekolah Dilarang Jual Seragam Tambahan

    Kutim Bagikan Seragam Gratis untuk PAUD hingga SMP, Sekolah Dilarang Jual Seragam Tambahan

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pojokdigital.co.id
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan melalui program pembagian seragam sekolah gratis bagi peserta didik di jenjang PAUD, SD, dan SMP. Kebijakan ini dihadirkan untuk memastikan seluruh anak mendapatkan hak yang sama saat memasuki tahun ajaran baru tanpa membebani biaya orang tua. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan […]

    Loading

  • Asti Berkomitmen Atasi Dampak Keterlambatan Proyek Pembangunan di Kutim

    Asti Berkomitmen Atasi Dampak Keterlambatan Proyek Pembangunan di Kutim

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 506
    • 0Komentar

    SANGATTA, ETENAI.COM – Pelaksanaan sejumlah proyek pembangunan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) yang lambat menjadi perhatian serius DPRD Kutim. Wakil Ketua I DPRD Kutim, Asti Mazar menekankan perlunya evaluasi mendalam mengenai dampak dari keterlambatan tersebut dan menyusun langkah-langkah konkret untuk mengatasinya. Asti Mazar mengungkapkan bahwa keterlambatan proyek pembangunan tidak hanya menghambat kemajuan infrastruktur, tetapi juga […]

    Loading

  • DPRD Kutim Soroti Permasalahan Zonasi yang Berdampak pada Seleksi Sekolah

    DPRD Kutim Soroti Permasalahan Zonasi yang Berdampak pada Seleksi Sekolah

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 520
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Leni Angriani, menyoroti permasalahan zonasi yang menyebabkan banyak siswa tidak lulus seleksi masuk ke sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah kejuruan (SMK), maupun sekolah menengah atas (SMA). Leni mengungkapkan bahwa lebih dari 20 orang tua telah menghubunginya karena anak-anak mereka tidak berhasil masuk ke […]

    Loading

expand_less