Berita Terkini:
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kominfo Kutai Timur » Kawal Serapan 2.500 Pekerja Lokal di Pabrik Etanol, Disnakertrans Kutim Siapkan Pelatihan Khusus

Kawal Serapan 2.500 Pekerja Lokal di Pabrik Etanol, Disnakertrans Kutim Siapkan Pelatihan Khusus

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SANGATTA – Implementasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2022 yang mengatur komposisi serapan tenaga kerja 80 berbanding 20 menjadi pijakan utama Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dalam menyambut rencana investasi industri etanol. Mengingat proyek pabrik tersebut diproyeksikan mampu menyerap hingga 2.500 karyawan, kuota mayoritas dipastikan wajib memprioritaskan masyarakat lokal.

Instruksi pengutamaan putra daerah ini sebelumnya telah ditekankan secara langsung oleh Bupati Kutim dalam rapat pembahasan peluang kerja sektor industri baru tersebut. Merespons arahan itu, Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan (Disnakertrans) Kutim langsung bergerak cepat menyusun langkah antisipasi agar warga setempat tidak sekadar menjadi penonton saat proses rekrutmen dibuka.

Kepala Disnakertrans Kutim, Sulisman, mengungkapkan bahwa besarnya kuota lowongan yang tersedia mutlak harus diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni. Oleh sebab itu, pihaknya tidak akan menggelar pelatihan yang bersifat umum, melainkan terlebih dahulu memetakan spesifikasi keahlian yang dipersyaratkan oleh manajemen pengelola pabrik etanol.

Realisasi program pembekalan terarah ini nantinya sangat bergantung pada sokongan pendanaan dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Apabila alokasi anggaran tersebut disetujui, berbagai kelas peningkatan kapasitas akan langsung digulirkan jauh hari sebelum perusahaan memulai tahapan seleksi karyawan.

Langkah persiapan sejak dini tersebut dinilai krusial agar lembaga pelatihan daerah dapat menjalin sinergi yang erat dengan pihak korporasi. Dengan menjadikan standar industri sebagai acuan utama, para pencari kerja lokal tidak hanya sekadar mengantongi sertifikat pelatihan, tetapi juga benar-benar menguasai kualifikasi teknis yang dibutuhkan di lapangan.

“Harapan kami bisa memberikan pembekalan kepada mereka, persiapan, yaitu melakukan pelatihan-pelatihan sehingga mereka mempunyai kompetensi sesuai harapan perusahaan. Jadi ada link and match antara kebutuhan perusahaan dengan pencari kerja,” pungkas Sulisman saat diwawancarai di ruang kerjanya.(Adv)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perda Keolahragaan Disahkan, Atlet Disabilitas Kini Dapat Hak Setara di Kutim

    Perda Keolahragaan Disahkan, Atlet Disabilitas Kini Dapat Hak Setara di Kutim

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 342
    • 0Komentar

    SANGATTA – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini memiliki pijakan hukum yang kokoh untuk merevolusi dunia olahraganya. Dalam Rapat Paripurna ke-XXI Masa Sidang III Tahun 2025/2026, Rabu (6/5/2026), DPRD Kutim resmi mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Keolahragaan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Pengesahan ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan sebuah pernyataan sikap bahwa Kutai Timur […]

  • Evaluasi Penanganan Kaki Gajah di Kutim, Petugas Medis Gelar Pemeriksaan Darah Warga Selama Sepuluh Hari

    Evaluasi Penanganan Kaki Gajah di Kutim, Petugas Medis Gelar Pemeriksaan Darah Warga Selama Sepuluh Hari

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 6
    • 0Komentar

    SANGATTA – Pengambilan sampel darah warga pada malam hari menjadi metode utama yang diterapkan tim kesehatan gabungan saat menyisir sejumlah wilayah sasaran di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) sepanjang 21 hingga 30 September 2026. Langkah pemeriksaan medis tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Brugia Impact Survey (BIS) tahap kedua guna memetakan kondisi terkini penyebaran penyakit filariasis di […]

  • Ketidakpuasan Kualitas Pisang di Kutim Mendapat Perhatian Legislatif

    Ketidakpuasan Kualitas Pisang di Kutim Mendapat Perhatian Legislatif

    • calendar_month Rabu, 12 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 522
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Faizal Rachman, seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Kutai Timur (Kutim), memperhatikan adanya penurunan yang signifikan dalam kualitas produksi pisang setelah terjadi perpindahan lokasi penanaman. Menurutnya, tanah di lokasi baru tidak sebaik lokasi sebelumnya yang kaya akan kapur, sehingga berdampak pada hasil panen pisang yang dihasilkan. Menurut Faizal, perpindahan lokasi […]

  • Percepatan Penurunan Stunting, 150 Kader Kampung KB dan IMP Kutim Diberi Bimtek

    Percepatan Penurunan Stunting, 150 Kader Kampung KB dan IMP Kutim Diberi Bimtek

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 841
    • 0Komentar

    BALIKPAPAN, POJOKDIGITAL.COM – 105 peserta diantaranya 35 peserta dari Kader Kampung Keluarga Berkualitas (KB)dan 70 kader Institusi masyarakat Pedesaan (IMP) yakni Kader Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) dan Sub PPKBD diberi bimbingan teknis (Bimtek) oleh Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutai Timur (Kutim). Untuk Bimtek kader kampung KB bertema “Penguatan dan Peningkatan […]

  • Kejar Akurasi Data Tumbuh Kembang Anak, Dinkes Kutim Gandeng Disdik hingga Kunjungan Rumah

    Kejar Akurasi Data Tumbuh Kembang Anak, Dinkes Kutim Gandeng Disdik hingga Kunjungan Rumah

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 5
    • 0Komentar

    SANGATTA – Penanganan persoalan gizi pada anak di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini ditargetkan berlangsung lebih cepat dan tepat sasaran melalui sistem pendataan yang komprehensif. Guna merangkul seluruh bayi dan balita yang belum terdata di dalam sistem kesehatan daerah, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim resmi mengintegrasikan metode pemantauan ke dalam tiga klaster layanan sekaligus. Kepala Dinkes […]

  • UMKM Kutim Tertinggal, Ubaldus: Perlu Dukungan Modal dan Pelatihan

    UMKM Kutim Tertinggal, Ubaldus: Perlu Dukungan Modal dan Pelatihan

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 523
    • 0Komentar

    SANGATTA, ETENAI.COM – Kabupaten Kutai Timur (Kutim), salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur, memiliki potensi besar untuk mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, hingga saat ini, UMKM di wilayah tersebut masih tertinggal dibandingkan dengan daerah lain seperti Yogyakarta dan Bali. Anggota DPRD Kutim, Ubaldus Badu menyoroti beberapa kendala yang dihadapi dan mengusulkan […]

expand_less