Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Ekraf Kutim Tersendat: Program Banyak Dipangkas, Kreativitas Lokal Terancam Melambat

Ekraf Kutim Tersendat: Program Banyak Dipangkas, Kreativitas Lokal Terancam Melambat

  • account_circle Redaksi Pojokdigital.co.id
  • calendar_month Sab, 22 Nov 2025

Kutai Timur – Bukan karena gagasan yang kurang, tetapi karena “tenaga” yang tak tersedia. Begitulah kondisi sektor ekonomi kreatif di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tahun ini.

Dengan anggaran yang terpangkas signifikan, Bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) Dispar Kutim terpaksa menyisihkan banyak program teknis dan hanya menjalankan kegiatan yang dianggap paling mendesak.

Kepala Bidang Ekraf Dispar Kutim, Ahmad Rifani, menggambarkan situasinya secara gamblang.

“Kami ini ibarat motor lengkap, ada suratnya, tapi bensinnya tidak ada. Operasional itu yang paling menentukan,” ujar Rifani kepada awak media.

Keterbatasan biaya operasional membuat sejumlah subsektor kreatif tak bisa mendapatkan dukungan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Kegiatan penguatan data pelaku, pelatihan lanjutan, hingga fasilitasi peralatan harus dikurangi skalanya.

Padahal tujuh subsektor kreatif di Kutim, mulai dari musik, film, fotografi, arsitektur, seni rupa, kriya hingga fashion, memiliki kebutuhan yang berbeda-beda dan membutuhkan alokasi anggaran yang tidak sedikit.

Permasalahan semakin rumit lantaran pendataan pelaku kreatif masih minim. Banyak pelaku tidak mengisi formulir digital pendataan, sehingga menyulitkan tim Ekraf menetapkan prioritas program berdasarkan kebutuhan riil di lapangan.

Tanpa data kuat, penyusunan perencanaan jangka panjang pun berjalan lambat.

Meski dalam kondisi serba terbatas, Rifani menilai masih ada peluang untuk mengajukan dukungan dari kementerian, terutama terkait peralatan dan pelatihan.

Namun, peluang itu baru bisa dimanfaatkan jika Kutim memiliki basis data yang lengkap dan terverifikasi.

“Kami tetap bergerak, tapi harus realistis. Dengan anggaran yang terbatas, mana kegiatan yang paling berdampak itu yang kita dahulukan,” tegasnya.

Ia berharap dukungan anggaran daerah ke depan dapat meningkat, agar pelaku kreatif di Kutim tidak hanya bertahan hidup, tetapi mampu naik kelas dan membangun ekosistem ekonomi baru yang lebih mandiri serta kompetitif di masa mendatang. (TS)

Loading

  • Penulis: Redaksi Pojokdigital.co.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dampak Konflik Hubungan Industrial di Kutim, Yan Sebut DPRD Hanya Berperan sebagai Fasilitator

    Dampak Konflik Hubungan Industrial di Kutim, Yan Sebut DPRD Hanya Berperan sebagai Fasilitator

    • calendar_month Sen, 15 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 364
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Yan Ipui menegaskan bahwa DPRD tidak memiliki kapasitas untuk menentukan siapa yang benar atau salah dalam konflik hubungan industrial. Menurutnya, keputusan akhir mengenai hal tersebut harus ditentukan oleh pengadilan. “DPRD tidak memiliki wewenang untuk memutuskan siapa yang benar atau salah dalam konflik ini. Keputusan tersebut merupakan ranah […]

    Loading

  • Rapat Paripurna ke-27 DPRD Kutai Timur Tinjau Implementasi Anggaran 2023

    Rapat Paripurna ke-27 DPRD Kutai Timur Tinjau Implementasi Anggaran 2023

    • calendar_month Jum, 14 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 397
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Pada Kamis, 13 Juni 2024, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Joni, kembali memimpin rapat paripurna ke-27 masa sidang yang digelar di ruang paripurna DPRD, kompleks kantor Bukit Pelangi Sangatta. Rapat tersebut dihadiri oleh 21 anggota dewan. Agenda utama rapat paripurna kali ini adalah penyampaian pandangan umum dari fraksi-fraksi terkait […]

    Loading

  • Fraksi AKB Dorong Pengelolaan BUMD dan Pendapatan Transfer Lebih Transparan

    Fraksi AKB Dorong Pengelolaan BUMD dan Pendapatan Transfer Lebih Transparan

    • calendar_month Jum, 14 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 421
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Dalam upaya meningkatkan akuntabilitas dan efektivitas pengelolaan keuangan daerah, Fraksi Amanat Keadilan Berkarya (AKB) DPRD Kutai Timur (Kutim) melalui anggotanya, Mulyana, menyuarakan dua isu krusial: penyertaan modal pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan transparansi pendapatan transfer. Mulyana menekankan pentingnya penyertaan modal pada BUMD dengan tujuan yang jelas dan strategis. Menurutnya, investasi […]

    Loading

  • Tanpa Dukungan Dana Daerah, Lom Plai Terancam Tersisih dari 110 Event Nasional

    Tanpa Dukungan Dana Daerah, Lom Plai Terancam Tersisih dari 110 Event Nasional

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pojokdigital.co.id
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Seleksi 110 event nasional oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) kembali membuka babak persaingan ketat antar daerah. Namun bagi Kabupaten Kutai Timur (Kutim), faktor penentu bukan hanya kualitas festival, melainkan seberapa besar pemerintah daerah (pemda) berani “menggenggam” komitmen anggaran untuk mendukung Festival Lom Plai. Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dispar Kutim, Ahmad […]

    Loading

  • Pemkab Kutim Berencana Terapkan Pajak 10 Persen di Cafe-Cafe Ubaldus Soroti Pentingnya Sosialisasi dan Konsultasi

    Pemkab Kutim Berencana Terapkan Pajak 10 Persen di Cafe-Cafe Ubaldus Soroti Pentingnya Sosialisasi dan Konsultasi

    • calendar_month Sen, 15 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 408
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Rencana Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) untuk menerapkan pajak sebesar 10 persen di cafe-cafe mendapatkan sorotan dari berbagai pihak, termasuk dari Anggota DPRD Kutim, Ubaldus Badu. Dalam pandangannya, Badu menegaskan bahwa sosialisasi yang komprehensif serta konsultasi dengan pelaku usaha dan masyarakat sangat penting sebelum kebijakan ini diberlakukan secara penuh. Badu, yang dikenal […]

    Loading

  • Jaringan Internet di Karangan Terus Diperkuat, Pemerintah Pastikan Tak Ada Lagi Blank Spot

    Jaringan Internet di Karangan Terus Diperkuat, Pemerintah Pastikan Tak Ada Lagi Blank Spot

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pojokdigital.co.id
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Pemerintah Kecamatan Karangan, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), terus memperkuat konektivitas digital dengan memperluas akses jaringan internet di seluruh wilayah. Camat Karangan, Madnuh, menjelaskan bahwa sebagian besar desa kini sudah terjangkau sinyal cukup baik, meski beberapa titik masih memerlukan pemasangan perangkat tambahan. “Internet sekarang sudah jauh lebih baik dibanding dulu. Pemerintah provinsi juga […]

    Loading

expand_less