Berita Terkini:
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kominfo Kutai Timur » Kasus ISPA di Sangatta Mulai Meningkat Akibat Asap, Dinkes Kutim Siagakan 101.250 Masker Gratis

Kasus ISPA di Sangatta Mulai Meningkat Akibat Asap, Dinkes Kutim Siagakan 101.250 Masker Gratis

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SANGATTA – Peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang mulai terdeteksi di wilayah Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan menyusul munculnya paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kini mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Selain kedua kecamatan tersebut, warga yang bermukim di kawasan lain yang turut dilanda titik api juga diminta untuk memperketat kewaspadaan terhadap ancaman gangguan kesehatan.

Sebagai langkah respons cepat untuk meminimalkan risiko terhirupnya polusi asap secara langsung, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) telah menyiagakan sedikitnya 101.250 lembar pelindung pernapasan. Seluruh pasokan logistik kesehatan yang dikemas dalam 1.000 boks tersebut dialokasikan melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kutai Timur.

Kepala Dinkes Kutim, Dr. Hj. Yuwana Sri Kurniawati, merincikan bahwa ratusan ribu stok pelindung pernapasan yang disediakan instansinya terbagi ke dalam dua jenis, yakni sebanyak 60.000 lembar masker model hijab serta 41.250 lembar masker tipe earloop. Seluruh bantuan tersebut dipastikan bakal disalurkan secara cuma-cuma alias gratis kepada masyarakat yang membutuhkan di zona terdampak.

Dalam mekanisme penyalurannya, Dinkes Kutim mengandalkan jaringan fasilitas kesehatan tingkat pertama yang tersebar di daerah. Warga di lingkungan terdampak asap dapat langsung berkoordinasi serta mengajukan permohonan kebutuhan masker melalui Puskesmas setempat untuk segera ditindaklanjuti.

“Kalau memang diperlukan, masyarakat bisa mengajukan melalui Puskesmas dan masker akan kita dropping,” ujar Yuwana.

Di samping mengenakan masker pelindung saat beraktivitas selama masa darurat karhutla masih berlangsung, masyarakat juga sangat dianjurkan untuk membatasi kegiatan di luar ruangan tatkala mutu udara sedang memburuk akibat kabut asap. Pihak Dinkes Kutim turut mengingatkan warga agar tidak menunda waktu untuk segera memeriksakan kondisi medis ke fasilitas kesehatan apabila mulai merasakan keluhan pernapasan yang kian memberat.(Adv)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Kutim Revisi Perda untuk Menyesuaikan dengan Perkembangan Regulasi Nasional

    DPRD Kutim Revisi Perda untuk Menyesuaikan dengan Perkembangan Regulasi Nasional

    • calendar_month Rabu, 12 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 562
    • 0Komentar

    SANGATTTA, POJOKDIGITAL.COM  – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim) tengah mengambil langkah penting dalam menghadapi perubahan regulasi nasional dengan melakukan revisi terhadap beberapa Peraturan Daerah (Perda). Revisi tersebut dipandang sebagai langkah yang krusial untuk memastikan bahwa regulasi di daerah tetap relevan dan sesuai dengan hukum yang berlaku. Agusriansyah Ridwan, seorang anggota DPRD Kutim, […]

  • Camat Karangan Dorong Pengembangan Produk Kakao Jadi Daya Tarik Wisata Lokal

    Camat Karangan Dorong Pengembangan Produk Kakao Jadi Daya Tarik Wisata Lokal

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pojokdigital.co.id
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Pemerintah Kecamatan Karangan, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), terus mendorong pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM) sebagai penopang ekonomi masyarakat lokal. Salah satu fokus utama saat ini adalah pengolahan kakao, yang menjadi produk unggulan petani setempat. Camat Karangan, Madnuh, menjelaskan bahwa kakao dari wilayahnya memiliki kualitas tinggi dan mulai diminati pasar luar daerah. […]

  • Pembangunan Pelabuhan Kenyamukan Menghadapi Hambatan Politik dan Kontraktor

    Pembangunan Pelabuhan Kenyamukan Menghadapi Hambatan Politik dan Kontraktor

    • calendar_month Rabu, 12 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 534
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Pembangunan Pelabuhan Kenyamukan di Desa Sangatta Utara, Kutai Timur, mengalami kendala yang signifikan, menurut Yusuf Silambi, seorang anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kutai Timur. Proyek ini, yang seharusnya selesai pada tahun 2024, masih terjebak dalam masalah-masalah yang menghambat kemajuannya. Menurut Silambi, kendala utama yang menghambat pembangunan pelabuhan adalah campur tangan politik yang […]

  • Perkuat Kesiapan Mental Anak, Wabup Mahyunadi Targetkan Standarisasi Fasilitas PAUD di 139 Desa Kutim

    Perkuat Kesiapan Mental Anak, Wabup Mahyunadi Targetkan Standarisasi Fasilitas PAUD di 139 Desa Kutim

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 12
    • 0Komentar

    SANGATTA – Kesiapan mental serta penguatan fondasi tumbuh kembang anak usia dini di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini menjadi prioritas utama pemerintah daerah sebelum mereka menginjak bangku Sekolah Dasar (SD). Guna mewujudkan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim resmi memberlakukan aturan wajib belajar minimal satu tahun pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman […]

  • Pemkab Kutim Berencana Terapkan Pajak 10 Persen di Cafe-Cafe Ubaldus Soroti Pentingnya Sosialisasi dan Konsultasi

    Pemkab Kutim Berencana Terapkan Pajak 10 Persen di Cafe-Cafe Ubaldus Soroti Pentingnya Sosialisasi dan Konsultasi

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 529
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Rencana Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) untuk menerapkan pajak sebesar 10 persen di cafe-cafe mendapatkan sorotan dari berbagai pihak, termasuk dari Anggota DPRD Kutim, Ubaldus Badu. Dalam pandangannya, Badu menegaskan bahwa sosialisasi yang komprehensif serta konsultasi dengan pelaku usaha dan masyarakat sangat penting sebelum kebijakan ini diberlakukan secara penuh. Badu, yang dikenal […]

  • Susun Program Pendampingan Sesuai Kebutuhan Lapangan, Diskop UMK Kutim Kebut Pendataan 40 Ribu UMKM

    Susun Program Pendampingan Sesuai Kebutuhan Lapangan, Diskop UMK Kutim Kebut Pendataan 40 Ribu UMKM

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 8
    • 0Komentar

    SANGATTA – Target menghimpun sedikitnya 40.000 data pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ke dalam sistem pangkalan data terpadu pada pertengahan tahun 2027 mendatang kini tengah dipacu oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil (Diskop UMK) Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Langkah pemutakhiran data secara bertahap tersebut dirancang tidak sekadar menghitung kuantitas pengusaha di daerah, […]

expand_less