Lonjakan Kasus AIDS di Kutim Capai 168 Orang, Mahyunadi Ajak Semua Pihak Perkuat Pencegahan
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SANGATTA – Peninjauan yang dilakukan baru-baru ini ke sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) di kawasan pinggir jalan kembali menguak fakta lapangan yang mengkhawatirkan terkait penyebaran penyakit menular. Dari kegiatan penelusuran tersebut, ditemukan lagi dua orang yang terindikasi positif mengidap HIV/AIDS dan belum masuk ke dalam rekapitulasi data resmi daerah.
Realita di lapangan ini dipandang oleh Wakil Bupati Kutim Mahyunadi sebagai gambaran nyata betapa gentingnya situasi kesehatan saat ini, sehingga tidak satu pun pihak boleh memandang sebelah mata ancaman penyakit tersebut. Ia mendesak seluruh jajaran yang memegang otoritas maupun pemangku kebijakan di daerah untuk segera mengambil tindakan pencegahan yang terukur dan konkret.
“Kita yang punya kesempatan untuk memperbaiki, punya kesempatan dan punya wewenang serta punya kekuasaan untuk memperbaiki itu kita perbaiki. Karena kalau kita tidak perbaiki ini bisa berbahaya bagi diri kita,” katanya, Saat ditemui awak media belum lama ini.
Lebih jauh, upaya memutus mata rantai penularan HIV/AIDS dinilai tidak akan efektif apabila hanya dibebankan sebagai urusan pemerintah semata. Dibutuhkan kesadaran serta kepedulian kolektif dari seluruh lapisan masyarakat luas guna membendung laju pertambahan kasus yang terus merangkak naik dari waktu ke waktu.
Berdasarkan catatan yang diungkapkan Mahyunadi, grafik peningkatan jumlah penderita di Kabupaten Timur memang menunjukkan lonjakan yang sangat drastis. Apabila ditarik ke belakang pada tahun 2004 silam, warga yang terjangkit AIDS di wilayah ini tercatat baru berjumlah tiga orang. Namun, angka yang terdata secara resmi saat ini telah menembus 168 orang, yang sekaligus menjadi alarm peringatan keras bagi seluruh elemen daerah untuk segera bergerak melakukan perbaikan bersama.(Adv)
- Penulis: Redaksi
