Bupati Kutim Pastikan Perbaikan Masif Jaringan Listrik Berjalan, Targetkan Normal Dalam Dua Minggu
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SANGATTA – Pasokan listrik bagi masyarakat di kawasan Sangatta dan sekitarnya diproyeksikan kembali berjalan normal dalam kurun waktu satu hingga dua pekan ke depan. Progres positif pemulihan jaringan ini merupakan hasil koordinasi intensif lintas wilayah yang melibatkan jajaran PLN dari Kutai Timur (Kutim), Bontang, hingga Samarinda.
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, mengungkapkan bahwa kepastian mengenai membaiknya sistem kelistrikan tersebut diperolehnya melalui laporan langsung dari pihak PLN pada Jumat (18/9/2026) pagi. Informasi ini ia sampaikan kepada awak media seusai mengikuti Rapat Paripurna ke-I DPRD Kutim yang membahas Penyampaian Nota Pengantar Rancangan Perubahan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2026 di Ruang Paripurna DPRD Kutim.
Terkait pemadaman yang kerap dikeluhkan warga belakangan ini, Ardiansyah menjelaskan bahwa pemicu utamanya berasal dari kendala teknis pada sistem jaringan interkoneksi. Ketergantungan antardaerah dalam sistem terpadu tersebut membuat kerusakan di satu wilayah secara otomatis merembet dan memengaruhi distribusi daya ke kawasan lainnya.
“Listrik persoalannya karena interkoneksi. Ada beberapa sumber yang mengalami gangguan, mulai dari Tanjung Bara di Sangatta, Tenggarong di Kukar, hingga ke Banjarmasin. Ada empat sumber yang sedang bermasalah,” ujar Ardiansyah Sulaiman.
Kendati sempat terdampak oleh kendala pada empat titik sumber daya tersebut, proses perbaikan secara masif kini terus dikebut oleh petugas di lapangan. Khusus untuk area Sangatta, penanganan jaringan dinilai telah menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan, sehingga kebutuhan daya listrik masyarakat Kutim diharapkan dapat segera terpenuhi kembali secara optimal tanpa hambatan.(Adv)
- Penulis: Redaksi
