Berita Terkini:
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advertorial » TP PKK dan UMKM Telen Kerja Sama Kembangkan Produk Lokal

TP PKK dan UMKM Telen Kerja Sama Kembangkan Produk Lokal

  • account_circle Redaksi Pojokdigital.co.id
  • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kutai Timur – Kerja sama antara Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dan pelaku UMKM di Kecamatan Telen, Kabupaten Kutai Timur, terus diperkuat. Langkah ini ditujukan untuk mengembangkan produk lokal yang memiliki nilai jual tinggi sekaligus melestarikan budaya tradisional.

Camat Telen, Petrus Ivung, menyampaikan bahwa keterlibatan TP PKK sangat penting dalam membina pengrajin dan pelaku usaha kecil di tingkat desa.

“Biasanya PKK ikut membantu memasarkan produk UMKM seperti anyaman, makanan olahan, atau kerajinan tangan,” ujarnya.

Menurut Petrus, pendampingan ini tidak hanya meningkatkan kualitas produk, tetapi juga membantu pelaku usaha memperluas pasar mereka.

Selain itu, kegiatan pameran UMKM tingkat kecamatan menjadi ajang strategis untuk memperkenalkan hasil karya masyarakat. Produk seperti topi khas Dayak Kayan dan anyaman serawung sering menjadi favorit pengunjung karena keunikan dan nilai tradisionalnya.

“Produk seperti ini tidak hanya menarik wisatawan, tapi juga bisa jadi sumber ekonomi baru bagi warga,” tambahnya.

Petrus menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kecamatan, TP PKK, dan pelaku UMKM untuk memperkuat ekonomi lokal. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan usaha kecil, membuka lapangan kerja baru, dan menjaga agar budaya tradisional tetap hidup di tengah arus modernisasi. Program ini menjadi salah satu langkah konkret Kutai Timur dalam menciptakan ekonomi kreatif yang berkelanjutan sekaligus memberdayakan masyarakat di tingkat desa.ADV

  • Penulis: Redaksi Pojokdigital.co.id

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Kutim Berencana Terapkan Pajak 10 Persen di Cafe-Cafe Ubaldus Soroti Pentingnya Sosialisasi dan Konsultasi

    Pemkab Kutim Berencana Terapkan Pajak 10 Persen di Cafe-Cafe Ubaldus Soroti Pentingnya Sosialisasi dan Konsultasi

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 531
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Rencana Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) untuk menerapkan pajak sebesar 10 persen di cafe-cafe mendapatkan sorotan dari berbagai pihak, termasuk dari Anggota DPRD Kutim, Ubaldus Badu. Dalam pandangannya, Badu menegaskan bahwa sosialisasi yang komprehensif serta konsultasi dengan pelaku usaha dan masyarakat sangat penting sebelum kebijakan ini diberlakukan secara penuh. Badu, yang dikenal […]

  • Joni Responsif Terhadap Usulan Dominasi Peralatan Tenda dan Kursi dalam Reses di Desa Sepaso

    Joni Responsif Terhadap Usulan Dominasi Peralatan Tenda dan Kursi dalam Reses di Desa Sepaso

    • calendar_month Sabtu, 1 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 520
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim), Joni, menunjukkan respons positif terhadap usulan warga Desa Sepaso terkait dominasi peralatan tenda dan kursi dalam reses yang baru-baru ini dilaksanakan. Reses tersebut merupakan bagian dari upaya Joni untuk mendengarkan dan merespons langsung aspirasi masyarakat di wilayahnya. Dalam kunjungan reses di Desa Sepaso, […]

  • Yan Ipui Menguatkan Peran Pengadilan dalam Penyelesaian Konflik Hubungan Industrial

    Yan Ipui Menguatkan Peran Pengadilan dalam Penyelesaian Konflik Hubungan Industrial

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 593
    • 0Komentar

    SANGATTA, POJOKDIGITAL.COM – Konflik hubungan industrial di Kutai Timur (Kutim) menjadi sorotan utama dengan pernyataan tegas dari Anggota DPRD Kutim, Yan Ipui yang menegaskan bahwa DPRD tidak memiliki kewenangan untuk menangani masalah tersebut secara langsung. Pernyataan ini menggarisbawahi batasan yang jelas mengenai peran DPRD dalam penyelesaian perselisihan antara perusahaan dan pekerja di sektor industri. Yan […]

  • Sinergi Pemdes dan Dinkes Kutim Perkuat Kapasitas Kader di 311 Titik Posyandu

    Sinergi Pemdes dan Dinkes Kutim Perkuat Kapasitas Kader di 311 Titik Posyandu

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 11
    • 0Komentar

    SANGATTA – Masyarakat di tingkat desa kini tidak perlu lagi selalu menempuh perjalanan jauh ke fasilitas medis utama hanya untuk mendapatkan layanan kesehatan dasar. Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) tengah mentransformasi sekitar 311 Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang tersebar di berbagai wilayah agar berfungsi lebih luas sebagai pusat pelayanan masyarakat yang terarah dan mudah […]

  • Belanja Daerah Capai Rp6,427 Triliun, Pemkab dan DPRD Kutim Resmi Sahkan Raperda P-APBD 2026

    Belanja Daerah Capai Rp6,427 Triliun, Pemkab dan DPRD Kutim Resmi Sahkan Raperda P-APBD 2026

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 11
    • 0Komentar

    SANGATTA – Selisih kurang atau defisit sebesar Rp19 miliar yang muncul dalam postur Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Tahun Anggaran 2026 dipastikan berhasil tertutupi sepenuhnya melalui skema pembiayaan daerah. Defisit tersebut terjadi lantaran target pendapatan daerah yang diproyeksikan berada di angka Rp6,408 triliun harus berhadapan dengan rencana kebutuhan belanja […]

  • Kebutuhan Terus Bertambah, Disdik Kutim Pastikan Pembangunan Infrastruktur Pendidikan Tak Pernah Terhenti

    Kebutuhan Terus Bertambah, Disdik Kutim Pastikan Pembangunan Infrastruktur Pendidikan Tak Pernah Terhenti

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Redaksi Pojokdigital.co.id
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Kutai Timur – Upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Kutai Timur dipastikan akan terus berjalan tanpa henti. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur, Mulyono, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur pendidikan merupakan proses berkelanjutan yang tidak bisa dianggap selesai hanya karena kondisi saat ini terlihat memadai. Mulyono menjelaskan bahwa meskipun sebagian besar sekolah di Kutim […]

expand_less